Muhammadiyah Pemalang Bertekad Maksimalkan Dakwah di Media Sosial

0
315

PWMJATENG.COM-Yogyakarta, Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar temu nasional warganet Muhammadiyah di gedung LPMP Yogyakarta, kamis s/d jumat (2-3 agustus 2018).

Acara ini di buka oleh Agung Danarto selaku sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah,Ketua MPI Muchlas, kepala LPMP, perwakilan dari Pimpinan Wilayah dan Daerah Muhammadiyah se Indonesia.

Dr.Agung Danarto selaku Pimpinan Pusat Muhammadiyah 10 mengatakan tahun yang lalu dunia maya belum jelas, tapi saat ini hampir seluruh warga menggunakan dunia teknologi. Dengan hadirnya teknologi masyarakat dibuat mudah, banyak sekarang yang menggunakan tekhnologi untuk berwirausaha contohnya ojeg online, tidak hanya ojeg pesen pun lewat online. Oleh karena itu Muhammadiyah harus bisa memberikan kontribusi dakwah teknologi.

“Dengan hadirnya teknologi masyarakat dibuat mudah, banyak sekarang yang menggunakan tekhnologi untuk berwirausaha contohnya ojeg online, tidak hanya ojeg pesen pun lewat online. Oleh karena itu Muhammadiyah harus bisa memberikan kontribusi dakwah teknologi” terangnya

Sementara itu Ketua MPI PP. Muhammasiyah,Mukhlas, mengatakan dengan media online organisasi Muhammadiyah lebih maju,era teknologi digital lebih dominan mulai dari anak-anak sampai orang tua bermain teknologi. Setiap orang kini menggunakan hanphone, begitu keras dan hebatnya untuk menjalankan media sosial yang disebut medsos. Oleh karena itu Muhammadiyah akan membentuk Muhammadiyah Cyber Crime.

“Setiap orang kini menggunakan hanphone, begitu keras dan hebatnya untuk menjalankan media sosial yang disebut medsos. Oleh karena itu Muhammadiyah akan membentuk Muhammadiyah Cyber Crime” tegas Mukhlas.

Kamal Hayat selaku perwakilan MPI Muhammadiyah Pemalang dengan mengikuti temu nasional warganet muhammadiyah di yogakarta memberikan motivasi tersendiri untuk berdakwah melalui media sosial. Sebagai gerakan dakwah moderen muhammadiyah harus menguasai internet.

Kamal merasa bahwa selama ini Muhammadiyah di Pemalang masih berdakwah dengan cara konvensional saja, untuk itu dirinya pasca.mengikuti pertemuan warga net Muhammadiyah tersebut akan memaksimalkan potensi dakwah melalui media sosial, agar dakwah lebih mudah disampaikan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Pemalang dan juga bisa ke seluruh penjuru nusantara.

Pemalang sendiri secara geografis berada di pesisir utara pulau jawa yang wilayahnya terdiri dari pantai dan gunung, sehingga ada beberapa kendala dalam berdakwah karena kondisi alam dan juga kurangnya jumlah ulama Muhammadiyah di sana.

(Kml/Tr)