Berita

Membangun Sekolah Unggul dan Berkarakter di Era Revolusi Industri 4.0

PWMJATENG.COM, BREBES  – Sebagai upaya dalam menjawab tantangan revolusi industri 4.0, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bulakamba, Kabupaten Brebes melalui Majelis DIKDASMEN (Pendidikan Dasar dan Menengah) menyelenggarakan seminar nasional pendidikan yang bertema “ Membangun Sekolah Unggul dan Berkarakter di Era Revolusi Industri 4.0 “.

Seminar yang ditujukan bagi seluruh guru tetap persyarikatan pada AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) di wilayah Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes SMP Muhammadiyah Kluwut.

Sebagai narasumber pada kegiatan seminar nasional tersebut adalah Prof. Dr.Eng. Imam Robandi, selaku Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang juga merupakan tokoh Muhammadiyah dan motivator ulung dalam membangun sekolah-sekolah Muhammadiyah untuk menjadi sekolah yang unggul dan kompetitif.

Ia mengatakan, bahwa untuk menjadi sekolah yang unggul dan berkarakter ada beberapa hal yang mesti dilakukan, yakni jadikan murid bangga terhadap gurunya, semua guru Muhammadiyah wajib membaca minimal 30 menit dalam sehari, guru Muhammadiyah harus melek terhadap teknologi informasi, semua guru Muhammadiyah hendaknya punya produk berupa buku dan semua guru Muhammadiyah juga wajib menguasai Media Sosial sebagai media dalam dakwah, baik dakwah islam, dakwah ilmu, dan dakwah skill guna menyasar siswa-siswi millenial Muhammadiyah.

Selain itu Imam Robandi juga menambahkan bahwa di masa apapun, baik itu revolusi industri 4.0 atau mungkin nanti sampai revolusi industri 5.0 sekalipun, karakter pendidik Muhammadiyah harus tetap dipertahankan, guru-guru Muhammadiyah harus konsisten dalam melafalkan, menghafalkan, mempelajari, mengamalkan Al-Qur’an, dan mengajarkannya kepada siswa-siswinya.

“Sehingga sekolah-sekolah Muhammadiyah akan menghasilkan siswa-siswi yang Qur’ani, yang tidak asing terhadap Al-Qur’an dan senantiasa untuk mengamalkannya, disitulah karakter sekolah Muhammadiyah,” imbuhnya.

Ketua Majelis Dikdasmen PCM Bulakamba Ginanjar Wiro Sasmito mengatakan, seminar nasional ini sengaja diselenggarakan dengan konsep yang eksklusif, sehingga hanya diikuti oleh kurang lebih 150 orang yang merupakan guru tetap persyarikatan dari SMK Muhammadiyah Bulakamba, SMP Muhammadiyah Kluwut, SMP Muhammadiyah Banjaratma, MI Almujahidin Kluwut, Madrasah Diniyah Muhammadiyah Kluwut, TK Aisyiyah Kluwut, TPA Aisyiyah Kluwut, TPQ Aisyiyah Kluwut, dan RA Aisyiyah Grinting. Selain itu acara Seminar tersebut juga dihadiri oleh para Pimpinan Muhammadiyah di wilayah kecamatan Bulakamba.

Ia menambahkan bahwa salah satu upaya dalam menjadikan sekolah Muhammadiyah Unggul di wilayah kecamatan Bulakamba, adalah dengan menyelenggarakan kegiatan seminar sehingga guru-guru Muhammadiyah memiliki wawasan pengetahuan yang luas, terbuka dan adaptif terhadap perkembangan atau perubahan zaman.

“ Harapan saya, dengan diadakannya seminar nasional pendidikan ini, sekolah-sekolah Muhammadiyah yang berada dalam binaannya tersebut bisa menjadi sekolah unggul, berkarakter, dan kompetitif,” pungkasnya.

Aji Rustam

Jurnalis MPI PWM Jateng, Wartawan Seniour TribunJateng

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE