MDMC Kota Pekalongan Evakuasi Warga Terjebak Banjir

Personil MDMC Mengevakuasi Warga Kota Pekalongan ke Tempat Pengungsian (6/2) (Foto: MDMC Kota Pekalongan)
Personil MDMC Mengevakuasi Warga Kota Pekalongan ke Tempat Pengungsian (6/2) (Foto: MDMC Kota Pekalongan)

PWMJATENG. COM, KOTA PEKALONGAN – Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC) Kota Pekalongan mengevakuasi warga terdampak banjir di desa Bantaran Klego, Krapyak, Sembawan Karena terjebak banjir yang semakin meninggi, ahad malam (7/2).
“Kami meluncur ke sini setelah tahu ada warga yang minta dievakuasi berdasarkan laporan salah seorang warga” Ungkap Titis, ketua MDMC Kota Pekalongan sekaligus koordinator lapangan tim evakuasi.

Warga dievakuasi menggunakan perahu oleh tim dan di bantu beberapa warga setempat. Kondisi rumah di lokasi evakuasi cukup parah, ketinggian air akibat air hujan tersebut mencapai 50 centimeter. Hal tersebut membuat aktifitas warga lumpuh dan harus segera menyelamatkan diri karena khawatir debet air semakin naik.

BACA JUGA  KOKAM Blora Ikut Pembangunan Jalan Makadam bersama TNI Manunggal Membangun Desa

“Ketinggian air terus bertambah dan warga khawatir akan keselamatannya, karena hujan juga tak kunjung reda”. Imbuh Titis.

Oleh tim MDMC warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman, tak jauh dari lokasi pemukiman warga. Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan hingga saat ini terdata ada 16 titik pengungsian, dengan jumlah pengungsi terdata sebanyak 960 warga, sementara diperkirakan ribuan warga lainnya mengungsi ke tempat sanak saudaranya.

MDMC Kota Pekalongan membuka poskor (pos koordinasi) di kampus UMPP Jl. KH A. Mansyur Kota Pekalongan, juga mendirikan dapur umum di kelurahan Pasir Kraton Kramat dan Kelurahan Krapyak. (*)

Kontributor : Muhtarom

Total
28
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts