Lintal Muna Ketua Majelis Tabligh PWA Jateng Raih Penghargaan Wanita Penggerak Gender

Lintal Muna Pati
Ketua Majelis Tabligh PWA Jateng saat menerima penghargaan Wanita Penggerak Gender yang diberikan secara langsung oleh Bupati Pati

PWMJATENG.COM, Pati – Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah Hj. Lintal Muna, M.Ag meraih penghargaan sebagai Wanita Penggerak Gender Tingkat Kabupaten Pati.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Bupati Pati Haryanto dalam acara Peringatan Hari Ibu yang digelar di halaman kantor Setda Kabupaten Pati, Sabtu silam (22/12/2018).

Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah yang sekaligus juga Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pati menerima penghargaan sebagai Wanita gender/ Aspiratif Kabupaten Pati tahun 2018.

Hj.Lintal Muna, M.Ag memiliki banyak jabatan yang diembannya diantaranya Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pati selama dua periode dan menjabat Kepala SMP Muhammadiyah 1 Pati. Selain itu Lintal Muna juga sebagai Ketua FKKSS (Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMP Swasta) Kabupaten Pati, Ketua FKKG (Forum Kesetaraan dan Keadilan Gender) Kabupaten Pati dan masih banyak lagi jabatan yang diemban oleh perempuan kelahiran Pati 10 September 1965 tersebut.

BACA JUGA  Peringatan Hari TB, Tim SSR Aisyiyah Kabupaten Pekalongan TOSS Bersama

Aktivitas Dakwah perempuan (53 tahun) ini diantaranya mempunyai binaan pengajian di 20 tempat, termasuk di Lembaga Pemasyarakatan, di LI (Lorong Indah) tempat psk atau penjaja seks komersial, dan pendampingan di Rumsh sakit.

Selain itu Lintal Muna juga aktif membantu pemerintah dalam bidang kesehatan menanggulangi TBC, dengan seringnya bermitra dengan Dinas Kesehatan Pati serta sering melakukan FGD dengan mereka maka tebitlah peraturan Bupati tentang TB dan HIV.

Di waktu senggangnya Lintal Muna juga aktif mengisi ceramah dan dialog interaktif sebagai narasumber di radio suara pati tiap hari selasa.

Saat dihubungi via whatsup ibu empat anak ini menyampaikan bahwa perempuan sebetulnya bisa berkiprah apa saja, dengan tidak meninggalkan kodratnya, dengan harapan berguna bagi masyarakat bangsa dan negara.

BACA JUGA  Lampaui Target, Lazismu Purworejo Tingkatkan Rp 7 M di Tahun 2019

“Perempuan bisa berkiprah dimana saja dengan syarat disamping beriman yang kuat juga harus berilmu, berguna bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara. Dengan berprinsip khoirun nas anfauhum linnas yang artinya sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain,” ucapnya.

Prestasi yang sudah diraih oleh Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pati ini semoga menjadi inspirasi bagi semua kader-kader ‘Aisyiyah untuk dapat lebih bergerak dan berjuang serta berdakwah Amar makruf dan Nahi mungkar demi terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya sesuai dengan tujuan dari Muhammadiyah. (Noer)

Total
0
Shares
1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts