Khutbah Jumat HUT ke-81 RI di RRI Solo: Ustaz Dwi Jatmiko Ungkap Makna Kemerdekaan Sejati
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengajak umat Islam memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia secara konkret. Momen bersejarah ini hendaknya tidak sebatas perayaan seremonial, tetapi menjadi sarana meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial.
Dai Champions Standardisasi MUI Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko, M.Pd. menyampaikan pesan mendalam tersebut saat mengisi Khutbah Jumat HUT ke-81 RI. Ratusan jamaah menghadiri ibadah tersebut di Masjid As-Syiar Kompleks RRI Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Ustaz Dwi Jatmiko menegaskan bahwa rasa syukur atas nikmat kemerdekaan harus berwujud tindakan nyata. Tindakan tersebut mencakup kepedulian terhadap agama, sesama manusia, hingga kelestarian lingkungan hidup.
Makna Kemerdekaan Sejati
Saat mengurai tema besar mengenai syukur kemerdekaan, beliau menjelaskan bahwa perubahan bangsa selalu berawal dari pribadi yang bertakwa. Bangsa yang tangguh berdiri di atas fondasi masyarakat yang jujur, amanah, serta disiplin.
“Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan, melainkan juga bebas dari kemalasan, korupsi, kebencian, dan kerusakan moral,” tegas sosok yang juga mengajar Pendidikan Agama Islam di SD Muhammadiyah tersebut.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa iman dan ketakwaan menjadi modal utama untuk membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Nilai-nilai inilah yang menentukan keberhasilan hidup di dunia sekaligus akhirat.
Oleh karena itu, beliau mengajak jamaah memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Pada saat yang sama, umat juga perlu memperbanyak kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.
Aksi Nyata dan Doa Keselamatan Bangsa
Menjaga kebersihan, merawat alam, dan mematuhi aturan umum termasuk bentuk ibadah yang nyata. Seluruh langkah tersebut wujud syukur yang sangat berharga atas nikmat kemerdekaan pemberian Sang Pencipta.
Mengakhiri Khutbah Jumat HUT ke-81 RI tersebut, Ustaz Dwi Jatmiko memimpin jamaah memanjatkan doa sapu jagat. Doa ini bertujuan agar bangsa Indonesia senantiasa memperoleh kebaikan di dunia maupun di akhirat.
“Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar,” ucapnya penuh khidmat saat menutup khutbah.
Melalui momentum Khutbah Jumat HUT ke-81 RI ini, beliau berharap karakter bangsa semakin kuat dan penuh keberkahan. Kemerdekaan diharapkan mampu melahirkan generasi bertakwa demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Al-Afasy



