Berita

Kaderisasi Muhammadiyah Diperkuat dari Lingkungan Keluarga, PCM Dayeuhluhur Gembleng Puluhan Kader di Cilacap

PWMJATENG.COM, CILACAP – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dayeuhluhur menggelar in house training guna memantapkan kaderisasi Muhammadiyah dan penguatan ideologi persyarikatan. Selain itu, agenda strategis tersebut berlangsung di aula SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur pada Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan bertema “Memperkuat Ideologi, Meningkatkan Kompetensi, Mewujudkan Pendidikan Bermutu” ini menghadirkan dua penceramah senior. Bahkan, kedua narasumber tersebut adalah Pengurus Dikdasmen dan PNF PDM Cilacap Drs. H. Syaiful Anam, M.Pd., serta Ketua PCM Majenang K.H. Maskur Ikhsan, S.Ag., M.Pd.

Jalur Strategis Kaderisasi Muhammadiyah

Dalam paparan materinya, Syaiful Anam menegaskan bahwa penguatan ideologi Muhammadiyah berlandaskan pada ajaran Al-Qur’an dan Sunnah. Oleh karena itu, nilai-nilai tersebut menjadi pedoman utama dalam menggerakkan dakwah amar ma’ruf nahi munkar di tengah masyarakat.

“Ideologi ini berfungsi sebagai landasan, pedoman, dan tolak ukur bagi seluruh amal usaha serta dakwah persyarikatan,” ujar Syaiful.

Selanjutnya, ia menambahkan bahwa pembentukan perilaku individu dan kolektif anggota harus menunjukkan keteladanan yang baik. Dengan demikian, tujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dapat tercapai.

Sementara itu, Maskur Ikhsan menyampaikan bahwa kaderisasi Muhammadiyah merupakan urat nadi yang memastikan organisasi tetap hidup dan mencerahkan. Bahkan, ia merinci empat jalur pembibitan kader, yaitu lingkungan keluarga, organisasi otonom (Ortom), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dan struktur persyarikatan.

“Proses pembibitan kader harus dimulai sejak dini dari dalam keluarga melalui pengasuhan berbasis Islam,” kata Maskur menekankan peran keluarga.

Penguatan AUM dan Komitmen Cabang

Selain pembahasan keluarga, Maskur juga mengingatkan agar pengelola AUM Cilacap, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial, senantiasa memegang teguh prinsip Kemuhammadiyahan. Oleh sebab itu, AUM wajib menyelenggarakan pembinaan Baitul Arqam serta memprioritaskan ruang pengabdian bagi kader hasil binaan Ortom.

Di sisi lain, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur, Eka Susila, mengaku bersyukur karena sekolahnya menjadi tuan rumah. Pihaknya telah menyiapkan fasilitas terbaik demi kelancaran kegiatan tersebut.

“Harapan kami, pelatihan ini menjadi investasi masa depan lahirnya kader yang militan, berilmu, berakhlak, dan istiqamah,” ungkap Eka.

Sebagai penutup, Ketua I PCM Dayeuhluhur, Ramlan Adidoyo, mengapresiasi kehadiran para peserta yang mencapai 80 persen dari total undangan. Akhirnya, ia berharap pemahaman ideologi Muhammadiyah makin melekat kuat pada seluruh guru, karyawan AUM, dan pengurus cabang.

Kontributor: Wasis
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *