Berita

SD Muhammadiyah Jepara Perkuat Karakter Siswa dan Sinergi Orang Tua Lewat Smart Parenting

PWMJATENG.COM, JEPARA — SD Muhammadiyah Jepara menggelar perhelatan Smart Parenting dan Recharging di lingkungan sekolah pada Sabtu (26 September 2026M/ 14 Rabiul Akhir 1448H). Agenda strategis ini menjadi tonggak penting sekolah dalam memperkuat sinergi dengan orang tua sekaligus memantapkan pembentukan karakter siswa.

SD Muhammadiyah Jepara terus juga menunjukkan eksistensinya melalui berbagai program transformasi pendidikan. Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu tersebut, Kepala SD Muhammadiyah Kriyan, Muntiasih, S.Pd., hadir secara langsung sebagai narasumber utama.

Kepala SD Muhammadiyah Jepara, H. Akhmad Faozan, menyampaikan laporan capaian tiga bulanan yang menekankan pada proyeksi nilai-nilai utama (core values) berbasis rumah kearifan. Menurut Faozan, sekolahnya kini melangkah lebih percaya diri setelah berhasil meraih hibah pendampingan penuh (fully funded) untuk penerapan core values hingga Juli 2027.

“Para pengurus baru yang tergabung dalam the new dream team telah melakukan studi tiru ke SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus. Langkah ini melengkapi kepercayaan diri kami dalam mengeksekusi berbagai program perubahan,” ujar Akhmad Faozan.

Pembiasaan Karakter dan Kedisiplinan Siswa

Dampak perubahan di SD Muhammadiyah Jepara tercermin nyata dalam pembiasaan dan kedisiplinan harian para siswa maupun guru. Setiap Senin pagi, seluruh warga sekolah mengikuti pengarahan singkat dan doa bersama sebelum memulai aktivitas belajar mengajar.

Penguatan karakter berlanjut pada kedisiplinan beribadah sehari-hari. Guru mendampingi siswa saat memasuki masjid, menata sepatu dengan rapi, melaksanakan salat Tahiyatul Masjid, salat Dhuha, hingga membaca zikir pagi. Khusus siswa kelas 6, sekolah memberikan pendekatan sentuhan hati yang mampu mempererat ikatan emosional antara guru, siswa, dan orang tua.

Suasana perhelatan semakin semarak melalui penampilan seni para siswa. Maryam, siswi kelas 2, membawakan lagu religi dengan merdu. Sementara itu, Thalita, siswi kelas 6, menyampaikan pidato (khitobah) dalam tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, Inggris, dan Jawa. Pidato Thalita tentang kelestarian lingkungan bahkan menyentuh perasaan Ketua Majelis Dikdasmen yang hadir dalam acara tersebut.

Sinergi Orang Tua dan Sekolah

Sesi inti Smart Parenting menegaskan pentingnya kolaborasi rapat antara lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan. Dalam pemaparannya, Muntiasih menekankan bahwa sinergi orang tua dan sekolah menjadi kunci utama pembentukan kecerdasan akal maupun hati para siswa.

Setelah sesi orang tua berakhir, Muntiasih memberikan materi pemulihan semangat (recharging) khusus bagi seluruh guru dan karyawan. Berdasarkan pengalamannya membesarkan SD Muhammadiyah Kriyan dari 5 siswa hingga mencapai 415 siswa, ia meyakini SD Muhammadiyah Jepara memiliki peluang besar untuk terus berkembang maju.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh tenaga pendidik. Foto bersama dengan simbol genggaman tangan menjadi penanda optimisme baru bagi kemajuan SD Muhammadiyah Jepara ke depan.

Kontributor: H. Akhmad Faozan
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *