Berita

Mahasiswa UMP Latih Warga Purbadana Budidaya Hidroponik dan Racik Nutrisi AB Mix

PWMJATENG.COMBANYUMAS — Tim PPK Ormawa BEM Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP menggelar pelatihan budidaya hidroponik di Desa Purbadana, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Rabu (5/8/2026). Langkah inovatif ini menyasar Kelompok Tani (Poktan), Kelompok Wanita Tani (KWT), serta masyarakat setempat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UMP hadir membimbing warga meracik nutrisi AB Mix secara mandiri.

Petugas Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) turut mengawal jalannya acara dari awal hingga usai. Tim mahasiswa mendampingi peserta secara intensif untuk memastikan setiap tahapan berjalan tepat. Langkah ini menjadi ikhtiar nyata kampus dalam memperkuat sektor pertanian modern di tingkat desa.

Ketua Tim PPK Ormawa FPP UMP, Ivanalian Seila Tama, memaparkan dasar-dasar budidaya hidroponik kepada para peserta. Ia menjelaskan prinsip kerja sistem tanam tanpa media tanah serta faktor vital yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Setelah pemaparan teori, warga langsung mempraktikkan penyemaian benih hingga proses pindah tanam ke instalasi.

“Kami memberikan bimbingan langsung agar warga benar-benar menguasai teknik ini secara praktis, bukan sekadar memahami teori,” ujar Ivan.

Pelatihan Meracik Nutrisi AB Mix

Selain teknik tanam, mahasiswa UMP membekali peserta dengan pengetahuan penting seputar fungsi unsur hara. Warga belajar langsung tata cara meracik nutrisi AB Mix secara mandiri dan terukur. Keterampilan ini sangat krusial agar kelompok tani tidak lagi tergantung pada pasokan nutrisi pabrikan dari luar.

Inovasi pembuatan nutrisi mandiri ini memangkas biaya operasional warga dalam mengelola budidaya hidroponik. Efisiensi tersebut sekaligus meningkatkan daya saing hasil panen sayuran lokal. Warga menyambut antusias setiap sesi praktik racik nutrisi tersebut.

Dosen pendamping lapangan, Dr. Oetami Dwi Hajoeningtijas, S.P., M.P., mengapresiasi sinergi erat antara kampus, BPP, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor ini menjadi contoh konkret penerapan pertanian modern berbasis desa. Program bertajuk SI-PINTAR ini melingkupi penerapan smart farming berbasis IoT dan energi surya.

“Saya berharap kerja sama yang harmonis ini memberikan manfaat luas dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Purbadana,” ungkap Oetami.

Melalui program PPK Ormawa ini, kegiatan budidaya hidroponik dan pembuatan nutrisi AB Mix di Desa Purbadana Banyumas diharapkan terus berkembang secara produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Kontributor: Cahyudi
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/