Heboh! Pemuda Muhammadiyah Rembang Cetak Kader Negarawan Lewat Baitul Arqam 2025

PWMJATENG.COM, Rembang – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Rembang resmi membuka kegiatan Baitul Arqam Dasar (BAD) 2025 pada Sabtu, 31 Mei 2025, di Kafe Kalijati. Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Pemuda Negarawan untuk Rembang Berkemajuan”.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain camat, kepala desa, unsur TNI-Polri, serta jajaran pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Rembang. Hadir pula perwakilan dari organisasi otonom Muhammadiyah yang turut mendukung jalannya kegiatan perkaderan ini.
Ketua PDPM Rembang, Zaenal Abidin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAD merupakan ruang strategis untuk melahirkan embrio kader unggul. Ia berharap para peserta dapat menjawab tantangan zaman dengan memperkuat ideologi Muhammadiyah serta mengabdikan diri kepada umat dan masyarakat.
“Meski kita berada di lingkungan yang minoritas, ideologi Muhammadiyah harus tetap bertahan. Kita harus membuka ruang kolaborasi dengan unsur pemuda dari organisasi lain agar sinergi dan peran kader semakin luas,” ujar Zaenal.
Sebanyak 23 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka adalah delegasi dari seluruh Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Rembang.
Baca juga, Jangan Mistifikasi Al-Qur’an: Petunjuk Hidup, Bukan Jimat atau Azimat
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Rembang, Jumanto, juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berpesan agar kader muda Muhammadiyah mampu menjadi teladan di tengah masyarakat yang plural, terutama dalam membangun keharmonisan antarumat beragama.
“Kegiatan ini tidak hanya menanamkan ideologi, tetapi juga membentuk karakter dan integritas kader. Saya berharap dari sini akan lahir kader-kader yang kelak siap terjun ke dunia politik lokal,” ungkap Jumanto dalam pemaparannya pada sesi materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Lebih lanjut, Jumanto menegaskan bahwa Baitul Arqam bukan hanya forum penguatan spiritual dan intelektual, tetapi juga arena pembinaan kepemimpinan yang bertanggung jawab.
Sebagai bentuk penguatan materi, BAD 2025 menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Muhammad Kumorohadi, anggota DPRD terpilih dari Dapil Sale–Pamotan; Afif Hartiyadi dari LHKP Rembang; dan Wildan Mahmud selaku Wakil Sekretaris PDM Kabupaten Rembang. Ketiganya memberikan pembekalan ideologis dan wawasan kebangsaan yang relevan bagi kader muda.
“Kami ingin memberikan bekal yang tidak hanya teoritis, tapi juga praktis untuk mempersiapkan para kader terjun ke masyarakat,” ujar Wildan Mahmud seusai penyampaian materi.
Kontributor : Kardi
Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha




Aslkm…patut di apreseasi terhadap apa yg di lakukan oleh organisasi Muhammadiyah terhadap perkembangan Islam dewasa ini,Muhammadiyah sendiri sebagai organisasi Islam yg mengikuti perkembangan zaman atau biasa juga di sebut gerakan modernis,dan sangat dirasakan manfaatnya di dlm kehidupan berbangsa dan bernegara,dlm pemerintahan tokoh Muhammadiyah SDH banyak mengisi posisi Mentri di dlm pemerintahan.selain dari itu Organisasi Muhammadiyah juga punya pergerakan tersendiri dlm memajukan peradaban bangsa indonesia,di berbagai aspek,antara lain dlm bidang Pendidikan,kesehatan,dan sebagainya.olehnya itu TDK ada salahnya kita menempatkan Organisasi Muhammadiyah sebagai salah satu bagian terpenting dlm pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara.