Latihan Kedisiplinan Siswa Cilacap Hadirkan Konsep Unik, Gabungkan PBB Militer dan Menanam Pohon

PWMJATENG.COM, CILACAP — Pangkalan TNI AL Cilacap memberikan pelatihan dasar disiplin kepemimpinan kepada 233 pelajar SMA Muhi Cilacap pada pekan ini (20–24/7/2026), dengan mewajibkan setiap peserta mengimplementasikan disiplin melalui aksi menanam dan merawat pohon.
Kegiatan bertajuk Latihan Dasar Disiplin Kepemimpinan (LDDK) ini berlangsung di lapangan sekolah sejak Senin hingga Jumat (20–24/7/2026). Sebanyak 233 siswa dari kelas X, XI, dan XII mengikuti rangkaian materi fisik hingga pembentukan mental. TNI AL menerjunkan empat personel untuk menggembleng para peserta secara langsung.
Pelatih LDDK dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap, Serma Suparman, menjelaskan bahwa kedisiplinan militer menjadi fondasi utama pelatihan ini. Para peserta menerima materi wawasan kebangsaan, bela negara, serta peraturan baris-berbaris (PBB).
“Materi yang utama adalah wawasan kebangsaan, PBB yang berupa gerakan di tempat, berjalan, dan terpimpin,” ujar Serma Suparman.
Aksi Hijau dan Karakter Siswa
Menariknya, program ini tidak hanya menempa ketahanan fisik dan jiwa korsa para siswa. Pihak sekolah juga mewajibkan setiap peserta membawa tanaman bunga untuk taman sekolah serta merawatnya secara berkelanjutan. Langkah ini bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar secara nyata.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Muhi Cilacap, Purnomosasi, menegaskan pentingnya konsistensi siswa dalam menerapkan nilai-nilai kedisiplinan tersebut. Pembiasaan baik di sekolah harus berlanjut hingga ke rumah masing-masing.
“Bunga yang telah dibawa para siswa baru untuk taman sekolah supaya dirawat. Juga disarankan setiap anak menanam satu pohon di rumahnya masing-masing,” ujar Purnomosasi.
Dampak Positif pada Prestasi Sekolah
Pihak sekolah optimistis bahwa kombinasi antara gemblengan militer dan kepedulian lingkungan ini mampu membentuk karakter siswa yang profesional serta bertanggung jawab. Selain itu, sikap disiplin ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas ibadah dan etika siswa kepada orang tua maupun guru.
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Cilacap, Slamet Hidayat, menyampaikan bahwa pihak sekolah menggelar LDDK sebagai agenda rutin setiap dua tahun sekali. Kolaborasi bersama TNI AL terbukti efektif membangun iklim belajar yang lebih kondusif.
“Harapannya anak-anak bisa meningkatkan kedisiplinan, berkarakter Islam. Berdampak positif terhadap prestasi sekolah akademis maupun non akademis yang meningkat,” ujar Slamet Hidayat.
Melalui pelatihan ini, para siswa tidak hanya siap menjadi generasi yang tangguh secara fisik dan mental. Mereka juga tumbuh menjadi pribadi yang beradab serta peduli pada kelestarian alam.
Kontributor: Wasis
Editor: Al-Afasy



