Haedar Nashir Hadiri Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah Magelang

0
535
SKBM Haedar
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah beserta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang saat memasuki arena SKBM m

PWMJATENG.COM, Salaman – Haedar Nashir Ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menghadiri kegiatan Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) Kabupaten Magelang yang ke 24 pada hari Ahad (23/12/2018) bertempat di lapangan tembak, Salaman, Magelang.

Puluhan ribu kader dan simpatisan Muhammadiyah Kabupaten Magelang hadir dalam kegiatan SKBM tersebut. SKBM merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Magelang sebagai pelaksananya adalah Pimpinan Cabang.

Pada kesempatan tersebut Haedar Nashir menyampaikan bahwa Muhammadiyah terus berkomitmen ta’awun untuk negeri dalam rangka menebar kebermanfaatan bagi umat dan bangsa.

haedar nashir salaman
Haedar Nashir memberikan tausiyah dihadapan puluhan ribu Jamaah Muhammadiyah Kabupaten Magelang

” Muhammadiyah sejak awal hadirnya, mempraktekan kemajuan, dan spirit ini harus dipegang teguh oleh warga Muhammadiyah,” ungkapnya dihadapan puluhan ribu warga Muhammadiyah Magelang.

Sementara itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang Drs. Jumari dalam sambutannya mengutip QS. Al-Hijr ayat 92-93 yang berbunyi, ‘Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua, tentang apa yang telah mereka kerjakan’.

Jumari mengajak seluruh warga Muhammadiyah yang hadir untuk meneguhkan keutuhan keluarga karena hal itu merupakan modal utama kecintaan dan kepeduliannya terhadap Muhammadiyah yang dengan sendirinya mendorong untuk mudah dan ringan untuk berjuang.

Lebih lanjut Jumari mengatakan “Warga Muhammadiyah harus selektif dan kritis dalam setiap pengajian, segala pengajian yang ada di Muhammadiyah harus di isi Mubaligh Muhammadiyah,” ucapnya.

Dalam kaitannya soal politik, Jumari berharap warga Muhammadiyah ikut menyukseskan pemilu 2019 seacara wajar, proporsional, dan bermartabat. “Jaga martabat Muhammadiyah dan jangan mengorbankan martabat demi sekecil martabak,”tutupnya. (Noer)