BeritaKabar DaerahPWA Jateng

Festival Pisang Legi di Semarang: Menggugah Kesadaran Pentingnya Pangan Lokal

PWMJATENG.COM, Semarang – Pemerintah Kota Semarang kembali menghadirkan festival pangan pendamping beras yang disebut “Promosi Pangan Lokal Enak dan Bergizi” atau dikenal sebagai Pisang Legi. Acara yang dihelat di Bundaran Simpang Lima pada Ahad (12/11) tersebut diikuti oleh lebih dari 300 stan peserta, menjadikan festival ini sebagai wahana promosi dan edukasi penting bagi masyarakat Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayi, menyoroti makna dari Festival Pisang Legi ini sebagai langkah nyata untuk mengajak masyarakat mengurangi ketergantungan pada konsumsi beras. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan pesan bahwa pola konsumsi masyarakat harus terus berkembang, dan masyarakat perlu diberi pemahaman bahwa kenyang tidak selalu berarti harus mengonsumsi nasi.

“Upaya ini harus terus digelorakan, dan masyarakat harus teredukasi bahwa ada alternatif makanan selain nasi untuk mencapai keseimbangan nutrisi,” ungkapnya.

Festival ini juga merupakan kampanye untuk menyuarakan pentingnya pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Lebih dari 300 peserta festival berasal dari berbagai instansi, organisasi masyarakat, dan lembaga yang berkontribusi dalam menghidupkan semangat festival di Kota Semarang.

Salah satu peserta yang turut serta dalam festival ini adalah Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Semarang, sebuah organisasi masyarakat yang peduli terhadap pangan lokal dan kesehatan masyarakat. Dalam festival ini, PDA Kota Semarang turut menghadirkan produk-produk kudapan sehat yang dihasilkan dari bahan-bahan lokal, mengusung konsep pangan lokal yang enak dan bergizi.

Baca juga, Resmi Dikukuhkan, Berikut Struktur PWPM Jawa Tengah Periode 2023-2027

Menyajikan variasi pangan lokal yang menggugah selera, PDA Kota Semarang membawa inovasi dengan memperkenalkan cemilan pastel tutup dan salad sosis berbahan dasar olahan singkong. Langkah ini sejalan dengan semangat festival, yang tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal tetapi juga edukasi kepada masyarakat mengenai keberagaman dan kelezatan pangan lokal yang sering kali terabaikan.

Dengan mengusung tema Pisang Legi, festival ini menjadi simbol dari upaya pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya menjaga keberagaman pangan, mengurangi ketergantungan pada beras, dan mendukung perekonomian lokal. Melalui festival ini, diharapkan masyarakat semakin teredukasi dan termotivasi untuk mengadopsi pola konsumsi pangan lokal yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.