BeritaOrtom

Fakta Politik dan Tantangan Perempuan di Tahun Politik

PWMJATENG.COM, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sukoharjo menggelar Seminar Keperempuanan dengan tema “Partisipasi Perempuan dan Kaum Muda dalam Politik Kebangsaan”. Acara yang berlangsung pada hari Minggu ini sukses mengundang perhatian lebih dari 100 tamu undangan dari berbagai Ortom Se-Sukoharjo, termasuk Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiah, Tapak Suci, Hizbul Wathan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah dan Aisyiah Se-Sukoharjo, serta Kohati cabang Sukoharjo.

Seminar ini juga diramaikan oleh penampilan memukau dari Tapak Suci Unit 03 UMS. Ketua Umum PC IMM Sukoharjo, Hani Puji Hastuti, menyampaikan bahwa pemilihan tema ini tidak lepas dari realitas politik nasional yang memerlukan pemahaman mendalam dari perempuan dan kaum muda. Forum ini mendapatkan dukungan kuat dari berbagai elemen, termasuk PDM dan PDA Sukoharjo.

Hani mengungkapkan, “Sebagai perempuan, kita perlu memahami bagaimana menghadapi politik. Kita jangan menutup diri terhadap peluang politik. Seringkali, perempuan mendapatkan kesempatan tapi enggan mengambilnya. Bahkan dalam konteks berumah tangga, perempuan perlu berpolitik.”

Baca juga, Songsong Perubahan untuk Muhammadiyah Unggul dan Berkemajuan, PWM Jateng Gelar Konsolidasi

Salah satu pembicara, Siti Marnyuni, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah, membahas keterwakilan perempuan dalam politik. Ia mengungkapkan bahwa peraturan dari pusat hingga daerah harus memenuhi syarat 30% keterwakilan perempuan, tetapi di Jawa Tengah keterwakilan tersebut masih di bawah target.

“Bagaimana perempuan berperan aktif dalam parlemen legislatif, terutama dalam konteks APBD dan Perda, harus sesuai dengan semangat aturan sunnah (Islam). Perempuan juga perlu meningkatkan kualitas diri secara intelektual,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah.

Peserta seminar, Lintang, menyampaikan kesan positifnya. Ia merasa sangat termotivasi karena seminar membahas politik perempuan, dan hal ini mengubah persepsinya terhadap perempuan dalam dunia politik. “Semoga perempuan muda masa kini lebih melek politik dan merasa bahwa kita juga berhak dan perlu terlibat dalam politik kebangsaan, menjadi perempuan berkemajuan,” harapnya.

Kontributor : Iqbal/Izzul
Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tidak bisa menyalin halaman ini karena dilindungi copyright redaksi. Selengkapnya hubungi redaksi melalui email.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE