Cagub Jateng Jadi “Warga” Muhammadiyah

Calon Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (kiri) fan Sudirman Said (kanan), memakai baju Muhammadiyah.

PWMJATENG.COM – Semarang – Pagi itu, Sabtu (31/3/2018) tak seperti biasanya, lantai satu kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (PWM Jateng) di Jalan Singosari Raya 33 Semarang terlihat penuh sesak oleh ratusan tamu yang hadir dari beberapa kabupaten kota di Jawa Tengah.

Hal tersebut terjadi karena adanya agenda pertemuan antara Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Se Jawa Tengah dengan calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah yang difasilitasi oleh PWM Jateng.

Sesi pertama dihadiri oleh calon gubernur Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin. Dalam presentasinya Ganjar memaparkan prestasinya yang selama ini telah berhasil dicapai selama menjabat sebagai Gubernur Jateng, serta visi misi kedepannya jika terpilih menjadi gubernur pada pilkada bulan juni mendatang.

BACA JUGA  Hajriyanto Y. Tohari: "Muhammadiyah Krisis Kader Bangsa"

Sedang di sesi kedua didampingi istrinya, Sudirman Said datang tanpa didampingi Ida Fauziyah yg merupakan calon wakil gubernur pasangannya dikarenakan berhalangan hadir.

Sudirman said menyapa hangat audiens, dan tak lupa pula sampaikan visi misi dan program kerja yang direncanakan jika terpilih menjadi gubernur Jateng mendatang.

Sudirman Said pun menjawab terkait isu yang berkembang mengenai dirinya yang pernah menjabat sebagai menteri ESDM namun diganti oleh presiden Jokowi saat ditengah jalan.

Pada kesempatan dialog dengan para pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Se Jawa Tengah, baik Ganjar Pranowo maupun Sudirman Said, sama-sama menerima kejutan dari panitia penyelenggara, yaitu dipakaikannya baju batik Muhammadiyah yang baru saja resmi dilaunching oleh PP.Muhammadiyah beberapa waktu lalu di Jogjakarta.

BACA JUGA  Ilmu Gizi Unimus Juara II Nasional Dietetic Award

Tafsir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi dan berterima kasih kepada calon Gubernur dan wakil gubernur yang hadir. Tafsir menjelaskan bahwa Muhammadiyah tetap netral secara kelembagaan.

Sebelum penutupan, PWM Jateng memberikan kartu tanda anggota Muhammadiyah kepada sudirman said. (TAROM)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts