Banjir Melanda Flores Timur, Ini Tindakan Muhammadiyah Untuk Korban Bencana

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Nusa Tenggara Timur pada Minggu malam sekitar pukul 02.00 waktu Indonesia tengah terkena musih banjir dan tanah longsor. Sebanyak tiga kecamatan terdampak banjir dan tanah longsor yaitu kecamatan ile Boleng, kecamatan Adonara timur dan kecamatan wotan ulumado. Bencana tersebut juga menelan korban jiwa sebanyak 67 warga.

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah berinisiatif untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor. Muhammadiyah juga berkoordinasi dengan unsur Persyarikatan Muhammadiyah di Flroes Timur dan juga Kabupaten Sikka, sebagai kawasan terdekat yang sudah ada MDMC daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua MDMC PP Muhammdiyah Budi Setiawan.

Melalui keterangannya, Budi Setiawan menyampaikan bahwa pihaknya prihatin dengan jumlah korban meninggal dunia yang cukup banyak akibat banjir tersebut. “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini karena banyaknya korban jiwa dan saya sudah menyampaikan kepada Koordinator Divisi Tanggap Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi MDMC PP Muhammadiyah untuk merespon bencana ini,” katanya.

BACA JUGA  Sembilan Puluh Dua Kepala Sekolah Muhammadiyah Kabupaten Magelang Ikut Diklat Penguatan

“Sore ini saya sudah berkomunikasi dengan Ketua MDMC Sikka dan juga Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Adonara Timur, Flores Timur. Sudah ada gambaran tentang kondisi terkini disana,” tambahnya

Koordinator Divisi Tanggap Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi MDMC PP Muhammadiyah, Indrayanto mengatakan segera menindaklanjuti informasi awal dari Flores Timur. “Sore ini kami langsung menugaskan satu orang anggota tim asistensi MDMC PP Muhammadiyah, Chairil Anam untuk berangkat ke NTT guna mengkoordinasikan dan juga membantu respon yang akan dilaksanakan oleh unsur Muhammadiyah setempat,” katanya.

Kunjungi Ponpes Muhammadiyah Padang Panjang, Anwar Abbas Dorong Kaderisasi Muhammadiyah Bersama Kemendikbud Wujudkan SMK Sebagai Pusat Keunggulan Menurut Indrayanto, langkah ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan MDMC dalam merespon bencana yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. “Kami biasanya mengirim tim pendahulu yang kami sebut tim asistensi. Dari hasil kerja awal tim asistensi ini nantinya akan diambil langkah-langkah lanjutan yang diperlukan, apakah cukup dengan mengkoordinir potensi lokal Muhammadiyah atau memerlukan dukungan yang lebih besar,” ungkapnya.

BACA JUGA  Afsar dan Dua Siswi SMP Muhammadiyah Plus Salatiga Terima Award dari Google

Sementara itu berdasarkan informasi awal dari lokasi, para relawan Muhammadiyah dari unsur Pemuda Muhammadiyah daerah Flores Timur dan cabang Adonara Timur akan segera mendirikan posko bencana untuk membantu warga terdampak. Lokasi posko Muhammadiyah berada di SMA Muhammadiyah Lamahala, Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur.

Editor Azis

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts