Peresmian Masjid AR Fachruddin Solo Siap Lahirkan Generasi Dakwah Muhammadiyah yang Sejuk
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solo Utara resmi membuka Masjid AR Fachruddin Solo. Acara peresmian ini berlangsung khidmat di PRM Sekip, Banjarsari, Surakarta, pada Minggu (2/8/2026).
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, KH Anwar Sholeh, memimpin langsung prosesi peresmian tersebut. Panitia juga merangkai acara penting ini dengan pengajian sekaligus pelantikan pengurus takmir masjid.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Solo Utara Abdul Mutolib mengungkapkan rasa syukurnya. Pembangunan Masjid AR Fachruddin Solo akhirnya selesai dengan baik. Sebelumnya, Joko Riyanto meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya proyek pada 25 Januari 2026 silam.
Panitia berhasil merampungkan pembangunan masjid megah ini dalam waktu sekitar enam bulan. Kini, umat Islam siap menggunakan fasilitas tersebut sebagai pusat ibadah, dakwah Muhammadiyah, dan pembinaan umat.
Abdul Mutolib juga memberikan apresiasi tinggi kepada para penderma. Ia berterima kasih secara khusus kepada pewakif M Djufri dan donatur Suharto. Dukungan penuh mereka membuat Masjid AR Fachruddin Solo berdiri sangat megah.
Menurutnya, kehadiran masjid ini menjadi bukti nyata ikhtiar PCM Solo Utara. Mereka terus berupaya memperkuat dakwah Islam yang mencerahkan dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Lurah Banjarsari turut menyampaikan harapan besarnya bagi warga sekitar. Ia berharap Masjid AR Fachruddin Solo menjadi ladang amal jariyah bagi semua donatur. Pahala kebaikan ini akan terus mengalir bagi mereka yang berkontribusi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kemegahan bangunan tidak otomatis menjamin kemakmuran masjid. Jamaah sekitar harus proaktif menghidupkan masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan yang berkelanjutan.
“Kita bisa menyebut masjid makmur jika jamaah terus menghidupkannya setiap saat. Bangunan fisik dan aktivitas keagamaan harus senantiasa bersinergi,” ujarnya menegaskan.
Meneladani Dakwah Sejuk Tokoh Muhammadiyah
Usai prosesi peresmian, PCM Solo Utara langsung melantik pengurus takmir yang baru. Mereka kini memikul amanah besar untuk mengelola dan memakmurkan rumah Allah tersebut.
Setelah pelantikan, Ketua PDM Kota Surakarta Anwar Sholeh memberikan tausiyah inspiratif. Ia mengingatkan keutamaan membangun masjid berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Allah berjanji akan membangunkan rumah di surga bagi siapa saja yang ikhlas membangun masjid.
Selanjutnya, Anwar Sholeh mengajak seluruh jamaah merenungkan makna Surah Al-Maidah ayat 35. Umat harus senantiasa bertakwa dan terus mencari jalan mendekatkan diri kepada Allah. Salah satu cara terbaiknya adalah dengan giat memakmurkan masjid.
Menurut Anwar, pemilihan nama Masjid AR Fachruddin Solo mengandung filosofi sangat mendalam. Masyarakat luas mengenal sosok almarhum KH AR Fachruddin sebagai tokoh Muhammadiyah yang teduh. Beliau selalu menebarkan ajaran Islam dengan penuh keikhlasan dan kesejukan.
Sikap santun beliau menjadi teladan emas bagi generasi Muhammadiyah masa kini. Bahkan, beliau tetap mempertahankan kelembutannya ketika menyampaikan nasihat kritis kepada Presiden Soeharto kala itu.
“Semoga ke depannya lahir AR Fachruddin baru dari masjid ini. Kita sangat membutuhkan pendakwah yang menghadirkan kesejukan, keikhlasan, dan persatuan masyarakat,” pesannya penuh harap.
Pada momen bersejarah ini, KH Anwar Sholeh kembali menitipkan pesan bagi pengurus takmir. Ia meminta mereka agar selalu menjaga keikhlasan hati dalam menjalankan amanah keumatan.
Pengurus masjid harus selalu waspada terhadap godaan yang bisa melemahkan semangat beramal. Karena itu, ia mendorong seluruh takmir untuk terus bekerja dengan dada lapang. Mereka harus saling menguatkan, tidak mudah tersinggung, dan pantang menyerah dalam berdakwah.
Kesimpulannya, peresmian Masjid AR Fachruddin Solo menjadi momentum kebangkitan bagi Muhammadiyah Solo Utara. Mereka siap memperkuat syiar Islam di wilayah tersebut secara masif. Ke depannya, masjid ini akan berfungsi maksimal sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat.
“Kami sangat berharap masjid ini mampu mencetak generasi muslim yang unggul. Mereka harus berilmu, berakhlak mulia, dan aktif membangun umat yang berkemajuan,” pungkasnya menutup acara.
Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Al-Afasy



