Resmikan Kampung Aren Purworejo, Muhammadiyah dan Wabup Dion Agasi Sulap Desa Keduren Jadi Pusat Ekonomi Umat
PWMJATENG.COM, PURWOREJO – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo meluncurkan Kampung Aren Purworejo di Desa Keduren, Kecamatan Purwodadi, Ahad (2/8/2026). Langkah strategis ini memadukan dakwah keagamaan, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi hadir langsung membuka agenda Pengajian Akbar Hari Ber-Muhammadiyah ini. Ribuan jamaah dari pelbagai tingkatan organisasi memadati lokasi acara sejak pagi hari.
Selain ribuan warga, jajaran Forkopimda, BAZNAS, dan tokoh lintas ormas turut hadir. Ketua PWM Jawa Tengah Dr. H. Tafsir serta Ketua PCNU Purworejo KH. Muhammad Haekal ikut mengapresiasi terobosan ini.
Panitia mengawali rangkaian acara dengan gowes bersama dari arah Kesugihan. Setelah itu, para peserta menyaksikan penampilan seni Hadrah Eskawa dari siswa SMK Muhammadiyah Purwodadi.
Sebagai simbol pembukaan, Wabup Dion Agasi menanam pohon aren bersama para tokoh. Penanaman ini mengukuhkan komitmen bersama untuk menjadikan aren sebagai komoditas unggulan Kampung Aren Purworejo.
BAZNAS Kabupaten Purworejo juga menyalurkan santunan kepada warga sekitar. Sementara itu, santri IPM SMP Muhammadiyah Jono menyerahkan 69 paket bibit aren sebagai simbol memperingati Milad ke-69 sekolah mereka.
Target Pusat Edukasi dan Sentra Olahan Aren
Ketua PDM Purworejo Drs. H. Pujiono menjelaskan alasan pemilihan Desa Keduren. Menurutnya, desa ini memiliki potensi besar menjadi pusat edukasi pertanian aren di Kabupaten Purworejo.
“Kami menyambut Hari Ber-Muhammadiyah dengan meresmikan Kampung Aren Purworejo di Desa Keduren,” ujar Pujiono. Ia menambahkan bahwa nira dan gula aren memiliki permintaan pasar yang sangat tinggi.
Warga lokal akan menanam sekitar 500 bibit aren di kawasan tersebut. Pujiono memproyeksikan tanaman ini mulai menghasilkan nilai ekonomi dalam tiga hingga empat tahun ke depan.
Program ini menjadi peluncuran Kampung Aren Purworejo kedua setelah Desa Sokoagung di Kecamatan Bagelen. Ke depan, lahan wakaf Muhammadiyah di Desa Keduren akan menjadi pusat pengolahan hasil panen sekaligus destinasi agrowisata.
Dukungan Pemkab dan Pesan Ekologi Islam
Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terobosan PDM Purworejo dan Jaringan Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM). Ia menilai gerakan ini membuktikan bahwa dakwah tidak terbatas pada mimbar pengajian semata.
Pohon aren memiliki daya tahan ekologi yang kuat untuk menghadapi perubahan iklim. Selain menjaga keseimbangan alam, tanaman ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Purworejo siap mendukung penuh keberlanjutan program Kampung Aren Purworejo.
Di sisi lain, Ketua PWM Jawa Tengah Dr. H. Tafsir mengingatkan jamaah tentang pentingnya menjaga harmoni antara Allah, manusia, dan alam. Ia menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan wujud nyata pelaksanaan peran manusia sebagai khalifah di bumi.
Melalui penguatan Kampung Aren Purworejo, Muhammadiyah membuktikan komitmen Islam Berkemajuan yang membawa manfaat nyata bagi kemakmuran masyarakat dan kelestarian alam.
Kontributor: Akhmad Maulidin
Editor: Al-Afasy



