Berita

Soroti Kampus Hijau UNIMUS, KH Tafsir Singgung Hadis Menanam Pohon dan Sedekah Ratusan Tahun

PWMJATENG.COM, SEMARANG –  Penanaman pohon di lingkungan kampus bukan sekadar untuk keindahan lanskap, melainkan bentuk investasi sedekah abadi bagi peradaban. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir, menekankan pesan teologis ini saat menyoroti prestasi Kampus Hijau UNIMUS pada momentum perayaan Milad ke-27 di Semarang, Selasa (4/8/2026).

Visi Kampus Hijau UNIMUS ternyata berakar kuat pada nilai-nilai teologis. Dr. KH. Tafsir, M.Ag. memaknai penghijauan kampus lebih dari sekadar pelestarian alam semata. Ia menyebut langkah strategis ini sebagai manifestasi ajaran Islam tentang surga dan sedekah abadi.

“Nabi menyebutkan dalam hadisnya, ‘Ad-dunyā khaḍiratun’—dunia itu hijau. Kita tentu tidak heran jika warna hijau lekat dengan simbol Islam, sekaligus identik dengan gambaran Raudhah di Madinah sebagai representasi keindahan surga,” ujar Dr. KH. Tafsir, M.Ag.

Lebih lanjut, ia mendorong seluruh civitas akademika untuk terus menjadikan upaya menanam pohon sebagai investasi kebaikan. Beliau meyakini aksi menjaga bumi melalui penghijauan ini akan terus mengalirkan pahala tanpa putus bagi pelakunya hingga ratusan tahun ke depan.

“Sekalipun manusia tidak memakan buah dari pohon kita, namun burung atau hewan lainnya memakannya, pahala sedekah tetap mengalir. Maka, kita menanam investasi kebaikan yang terus memberikan manfaat melalui setiap pohon tersebut,” ujar KH Tafsir.

Bukti Nyata Universitas Berwawasan Lingkungan

Gagasan pelestarian alam tersebut selaras dengan pencapaian konkret universitas. Rektor UNIMUS, Prof. Dr. H. Masrukhi, M.Pd., membuktikan komitmen institusinya melalui pengakuan lembaga pemeringkatan bergengsi. Prestasi ini secara resmi mengukuhkan posisi UNIMUS sebagai universitas berwawasan lingkungan yang terkemuka di tingkat nasional.

“Berdasarkan UI GreenMetric 2026, UNIMUS berhasil meraih peringkat kedua perguruan tinggi paling hijau di Jawa Tengah, peringkat keenam nasional, serta merengkuh status Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) terbaik di Jawa Tengah,” ujar Prof. Dr. H. Masrukhi, M.Pd.

Pencapaian mentereng tersebut menjadi kado yang mewarnai semarak perayaan Milad 27 UNIMUS tahun ini. Ke depan, kampus unggul ini menargetkan pengakuan ekologi yang lebih luas. UNIMUS saat ini sedang mempersiapkan diri menembus QS Sustainability Rankings guna mempertegas posisinya di kancah internasional.

Kontributor: Medkom PWM Jateng
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/