Asyiknya NGOPI, Ngobrol Perkara Iman Bersama PR IPM Sijambe

PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – Malam minggu katanya asyik buat keluar dan keluyuran dijalan dengan atau tanpa tujuan yang penting have fun, tapi itu mainstream bagi saya, atau biasa dilakukan oleh orang lain khususnya para kawula muda. Tapi kami para pemuda dari Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Sijambe, malam minggu kita ngumpul dan ngobrolin perkara iman yang banyak cabangnya dan asyik untuk di bahas khususnya bagi anak muda. PR IPM SIJAMBE yang rutin mengadakan acara NGOPI MA (Ngobrol Perkara Iman Malam Ahad) 28/07/2018 mengangkat Tema “IPM GENERASI ISLAM DI ERA REVOLUSI INDUSTRI KE 4”

Dengan narasumber Bpk H. Muhtadin, salah satu tokoh masyarakat desa sijambe memberikan banyak pengetahuan tentang motivasi dan perjuangan dalam berorganisasi khusunya bagi pelajar muhammadiyah ranting sijambe

BACA JUGA  Lagi, Rafi Siswa SD Muhammadiyah Unggulan Purwodadi Juara 3 Bulutangkis PBSI Cup 2017

Acara yang di selenggarakan di kompleks masjid Al-Muqorrobien sijambe mulai pukul 18.30-21.00 WIB tersebut mengundang banyak antusias pelajar muda yang semangat dalam menambah keluasan wawasan dan pengetahuan untuk bekal hidup di masa depan dari segi dunia dan akhirat

Dalam materi yang di sampaikan oleh Bapak H. Muhtadin, beliau menggunakan pendekatan ilustrasi – ilustrasi fabel yang kaya akan makna semangat perjuangan dan kerjasama. Kata beliau

“Ketakutan hanya ada dalam pikiran kita, maka dalam berusaha haruslah di imbangi dengan do’a karena itu adalah kekuatan utama kita” Ujar Bapak H.Muhtadin.

Sebagai generasi pelajar muda kita di tuntut harus bisa berfikir global namun bertindak mulai dari lokal dan dari yang kita mampu serta perbanyaklah ilmu selagi muda untuk bekal kehidupan masa depan di dunia dan akhirat

BACA JUGA  UMP Siapkan Beasiswa Fakir Miskin dan Yatim

Pada akhir penyampaian materi salah satu anggota Ipm bernama saef menyampaikan kesimpulan materi malam itu di dalam forum tersebut bahwa berjuang dalam organisasi harus berani berspekulasi, harus optimis dan tuli dari cibiran-cibiran destruktif serta harus mampu bersinergi satu sama lain untuk kemajuan anak muda di desa Sijambe tercinta.

Semoga kita menjadi generasi cerdas yang tetap mengutamakan alam akhirat dan nengakui kebesaran sifat tuhanNya, Wallahu’alam (Kar)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts