Asah Kemampuan Para Mubalighot ‘Aisyiyah Purbalingga Gelar Kajian Rutun

0
391
PDA Purbalingga
Para Muballighat 'Aisyiyah Purbalingga saat mengikuti Kajian rutin dan Sosialisasi Bimbingan Perkawinan

PWMJATENG.COM, Purbalingga – Asah Kemampuan Para Mubalighot Majelis Tabligh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Purbalingga menggelar kegiatan Kajian Rutin  Mubalighot ‘Aisyiyah Se-Purbalingga dan Sosialisasi Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin dan Remaja Usia Nikah. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Ahad, 4 November 2018 bertempat SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga.

Peserta kegiatan tersebut yaitu Pimpinan Majelis Tabligh PDA Purbalingga, Ketua Majelis tabligh Se Kecamatan Purbalingga, dan Mubalighot ‘Aisyiyah Se-Purbalingga. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali  Mubalighot aisyiyah dengan Kajian Keislaman dan Kemuhammadiyahan, dan mengasah kemampuan Mubalighot ‘Aisyiyah dalam berdakwah dengan adanya petugas pengisi sanroh secara bergiliran, serta menginformasikan Program Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin dan remaja usia nikah sekaligus menginformasikan Rencana Tindak Lanjut Bimwin di tingkat daerah Purbalingga.

Ketua Majelis Tabligh PDA Purbalingga Yuyu Yuniawati, S.Ag menyampaikan bahwa selain menjadi sarana untuk menambah wawasan para mubalighot aisyiyah, juga sebagai ajang mengasah kemampuan para mubalighot aisyiyah dalam menyampaikan dakwah pencerahan sehingga kehadiran para mubalighot aisyiyah ini dirasakan manfaat nya oleh umat.

Selain Kajian Rutin Muballighat pada kesempatan tersebut juga disampaikan hasil dari Bintek BimWin SusCatin (Bimbingan Teknis Bimbingan Perkawinan Kursus Calon Pengantin) oleh Ketua Majelis Tabligh PDA Purbalingga.

Majelis Tabligh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Purbalingga melakukan upaya untuk menekan angka perceraian. Salah satunya dengan berencana menggelar Sosialisasi Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin dan Remaja Usia Nikah.

Di Purbalingga ada 6 SMA Muhammadiyah  yang akan menjadi sasaran peserta Bimbingan Perkawinan. Harapannya semoga dapat memahami pentingnya bimbingan perkawinan bagi calon Pengantin dan remaja usia nikah, serta dapat mensosialisasikan kembali di tingkat cabang dan ranting sehingga informasi pentingnya bimbingan perkawinan bagi calon Pengantin dan remaja usia nikah ini sampai ke tingkat grasroot.

“Rencananya Bimbingan Perkawinan ini akan menjadi salah satu pelayanan yang ada di BIKKSA ‘Cahaya Hati’ selain pelayanan konsultasi. Kami berencana untuk menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan bagi remaja usia nikah dengan sasaran pelajar di lingkungan Muhammadiyah dengan bekerjasama Majelis Dikdasmen PDM Purbalingga,” tutupnya. (noer)