187 siswa MTs Mutulingga Pelepasan Virtual

187 siswa MTs Mutulingga Pelepasan Virtual
187 siswa MTs Mutulingga Pelepasan Virtual

PWMJATENG.COM, PURBALINGGA – (7/6) MTs Muhammadiyah 01 Purbalingga yang beralamat di jln. Alun-alun Selatan No 2. Purbalingga melaksanakan acara pelepasan siswa kelas IX secara virtual.

Acara pelepasan diikuti secara virtual oleh guru dan karyawan serta siswa kelas IX. Dimasa Pandemi ini segala kegiatan dilakukan secara terbatas. Siswa yang melakukan secara offline adalah siswa yang mendapat peringkat paralel dan perwakilan masing-masing kelas dengan satu siswa. Pelaksana dalam kegiatan tersebut kepala madrasah, wali kelas dan sebagian guru serta wakil kepala madrasah. Guru dan karyawan lain live streaming di lab Komputer MTs Muhammadiyah 01 Purbalingga.

Prosesi wisuda juga diikuti oleh seluruh siswa kelas IX dirumah masing-masing secara gmeet. Sepuluh siswa yang mendapat peringkat paralael adalah Dyah Ayu Puspita Ningrum (82.81), Nadya Rahma Nur Affandi (81,06), An Nisa Diyani Saputri (80,94), Zahwa Salsabila (80,81), Fatimah Az Zahra (80,38), Nida Wafa Karimah (80,38), Isnaeni Kurniawati (80,06), Kharisatun Ni’mah (79,94), Alim Sari (79,88) dan Isnatun Najwa Ainur Rahma (79,69). Perwakilan Program Tahfidzul Qur’an dengan predikat Mumtaz adalah Hamdan Nashrudin Fathurohman.

BACA JUGA  Kuatkan Pemahaman Tentang Muhammadiyah Dan Aisyiyah PDA Kebumen Adakan Baitul Arqam

Siswogo, S.Si selaku kepala madrasah dalam sambutannya memberikan apresiasinya terhadap para siswa yang berprestasi tersebut dengan voucher pendidikan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi terus belajar dan menjadi magnet adik kelasnya kelak.

“Atas nama MTs Muhammadiyah 01 Purbalingga, saya menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga kepada bapak ibu wali siswa yang telah menitipkan putra-putrinya untuk belajar di madrasah ini. Kedua permohonan maaf kami atas proses pembelajaran di masa pandemic ini yang dirasa kurang efektif semoga semua dapat memaklumi, juga acara pelepasan yang tidak dapat kami selenggarakan sebagaimana biasanya dengan situasi yang tidak memungkinkan bagi semua pihak keadaan kurang optimal. Ketiga pesan kami visi MTs Muhammadiyah 01 Purbalingga, Pendidikan Kader Ummat Yang Bener dan Pinter harus terus berkelanjutan walaupun sudah menjadi alumnus. Terakhir tetap jaga silaturrahmi, saling tegur sapa dimana pun dan kapanmu apabila bersua dengan kami para guru-guru kalian. Selamat dan sukses, lanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Kami serahkan kepada orang tua/wali untuk dibimbing dan selalu dipantau dalam pembelajaran untuk jenjang selanjutnya”.

BACA JUGA  Wujudkan Paradigma Kritis, IMM Salatiga Gelar Madrasah Profetik III

Kemudian kepala madrasah memberikan voucher kepada para peraih peringkat satu per satu. Rasa haru menyelimuti ruangan tempat pelepasan dan ruang lab computer dimana para guru yang lain menyaksikan secara live serta pemirsa di rumah melalui gmeet dan siswa kelas VII, VIII menyaksikan via YouTube.

Kesan pesan dari orang tua wali siswa oleh Usman Afandi, S.Pd menyampaikan ucapan terima kasih, MTs Muhammadiyah 01 memang luar biasa. Kami percaya dan yakin madrasah ini adalah candradimuka para orang-orang sukses. Kami tidak kecewa dengan pendidikan yang di berikan oleh Madarasah, pelayanan yang prima, professional dan mengedepankan kekeluargaan dalam segala permasalahan. Terima kasih, kami terima anak kami kembali untuk kami lanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

BACA JUGA  Muktamar IPM di UMP Lahirkan Calon Pemimpin Bangsa

MTs Muhammadiyah 01 Purbalingga tahun pelajaran 2020/2021 ini siswa kelas IX berjumlah 187 siswa. Dari hasil ujian yang diselenggarakan madrasah maka 187 siswa tersebut dinyatakan lulus. Hal ini sesuai hasil rapat dewan guru pada Kamis, 3 Juni 2021.

Pada acara hiburan di isi oleh Nadya Rahma Nur Affandi dengan gitar akustik, vocal Azizah menyanyikan aransemen lagu Terima kasih guru dan Kemesraan. Pengisi hiburan yang lain adalah tim dari kelas VII dan VIII yang tergabung di grup Seni dan ketrampilan pimpinan Marhamah, S.Ag

Kami semua berharap bahwa pendidikan akan terus berkelanjutan apabila ada dukungan dari seluruh pihak yang terkait baik itu guru, orang tua dan masyarakat. Mari semua dalam kondisi pandemic ini jangan patah semangat, hilangkan rasa paling benar, paling berkuasa dan paling luar biasa. Semua butuh pengayoman, butuh perhatian dan butuh kasih sayang.

Kontributor Murniati_Purbalingga

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts