Ustadz Iskhaq : Di Muhammadiyah Jangan Sekali – kali Bersifat Jubkira

0
878

PWMJATENG.COM, KENDAL – Muhammadiyah telah menunjukkan kemajuannya dibidang dakwah, pendidikan, kesehatan dan sosial dengan membangun sarana dan prasarana sebagai bentuk layanan kepada masyarakat. Kemajuan tersebut terwujud karena kerja keras, keikhlasan dan tidak putus asa ketika dikritik, maka untuk melanjutkan fastabiqul khairot wargwa Muhammadiyah jangan berbangga diri ketika mendapat pujian, jangan jubkira: ujub, kikir dan riya’, berkorban dengan harta, pikiran dan tenaga, dengan hati yang ikhlas dan niat yang tulus, teguh pendirian, kaya dengan siasat, berusaha menjadi uswatun hasanah dan menjauhkan diri dari prilaku fitnah. Demikian kesimpulan dari Drs. H. Ustadz Iskhaq ketika menyampaikan ceramahnya Selasa (29/3) di halaman SRI Muhammadiyah Boja, Kendal dalam acara pelantikan PRM se Cabang Boja.

Terkait dengan permusyawaratan dalam pemilihan pimpinan Muhammadiyah beliau menilai, sistem pemilihan kepemimpinan di Muhammadiyah paling bagus, “ Sistem pemilihan kepemimpian di Muhammadiyah tidak ada tandingannya di dunia, dalam proses pemilihan pemimpinnya tidak menyisakan perselisihan dan permusuhan, semuanya jadi saudara “ katanya. Ditambahkan, kepemimpinan di Muhammadiyah tidak boleh ambisius, bila mendapat amanah menjadi pemimpin tidak menolak dan amanah, tidak mempertahankan jabatan, bila tidak terpilih tetap terus semangat untuk berjuang di Muhammadiyah.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan oleh H. Akhmad Dahlan, S.Pd.I dan yang melantik wakil ketua Wiji Ahmanto, S.Pd. Mereka yang dilantik adalah jajaran PRM yang diantaranya Boja Barat, Boja Timur, Bebengan, Salamsari, Meteseh, Trisobo, Tampingan, Pandansari, Campurjo, Ngabean, Puguh dan Kliris. Turut hadir di tengah – tengah acara jajaran PCM, PCA, Ortom se Cabang Boja, sesepuh Muhammadiyah, Camat Boja, Anwar Haryono, S.Sos, dan sekretaris PDM Kendal H. Yusuf Darmawan, M.Pd.

Sekretaris PDM dalam amanatnya mengajak kepada seluruh jajaran pimpinan Muhammadiyah untuk berdisiplin dalam berorganisasi, “ Dengan berorganisasi di Muhammadiyah kita diajarkan untuk disiplin, mentaati aturan, qoidah dan konstitusi persyarikatan “ kata Darmawan. Menurut beiau ketertiban Muhammadiyah dalam berorganisasi terletak pada bukti fisik yang tertulis maupun fakta yang ada, “ Maka laporan tertulis secara periodik sebagai pertanggungjawab yang harus dilakukan di Muhammadiyah “ tambahnya.

Sedangkan Camat Boja mengajak kepada Muhammadiyah Boja untuk senantiasa bekerja sama dengan pemerintah di berbagai bidang, terutama bidang kesehatan. “ RSI Muhammadiyah Boja yang sudah berdiri hendaknya segera beroperasional,” Mengingat masyarakat, terutama di Boja Rumah Sakit beluam ada, diharapkan RSI Muhammadiyah dapat segera beroperasi “ kata Anwar. Adapun program yang lain beliau berharap ada jalinan kerja sama antara Muhammadiyah dengan pemerintah, “ Kami ingin bekerja sama dengan PCM Boja di berbagai bidang pembangunan, agar Boja lebih berkemajuan “

Usai pelantikan PRM dilanjutkan dengan Musypimcab yang membahas tentang rencana pelaksanaan program kerja hasil keputusan Musycab Muhammadiyah Boja untuk tahun 2017. (abdul Ghofur-mpi Kendal)