Ustadz H Samsul Huda: Muhamadiyah Harus Mampu Menjadi Umat Seratus Persen

0
634

PWMJATENG.COM, Kabupaten Tegal –  Ada suasana berbeda di halaman masjid At Taqwa komplek SMP Muhamadiyah Kramat, Kabupaten Tegal, pada Ahad  (26/2/2017). Kemeriahan dan antusiasme warga Muhamadiyah tumplek blek di tempat itu. Ya, hari itu memang tengah berlangsung pengajian umum dalam rangka Hari Bermuhamadiyah. Ini adalah kegiatan perdana.Semenjak dilantik akhir Desember tahun lalu,program majlis dakwah berupa pengajian HBM mulai digulirkan hari itu.

Dalam tausiahnya Ustadz H Samsul Huda S.Ag yang didaulat menjadi penceramah di acara itu menuturkan  warga Muhamadiyah harus  mampu menjadi umat seratus persen.Apa itu ? Filosofi dari One hundred percent adalah totalitas dalam menjalankan dienul Islam. Menurut dai muda kharismatik ini , setidaknya ada empat hal yang harus disikapi seratus persen oleh warga Muhamadiyah

Pertama adalah keikhlasan

“Harus ada keyakinan bahwa muara peribadatan warga Muhamadiyah adalah meraih keridhoan Alloh.Memasrahkan urusan kepada sang khalik setelah segala ikhtiar dilakukan. Menempatkan Alloh dalam posisi penentu kehidupan ,sehingga pantang ada perselisihan dalam ibadah dan bermuamalah.Kedua Keyakinan.tidak ada keraguan atas kekuasaan Alloh,” ungkapnya.

Menyadari dengan sepenuh hati bahwa Islam sebagai agama Alloh adalah pembawa kebenaran.Ketiga adalah dalam kerja dan Karya.Pantang bagi warga Muhamadiyah bekerja separuh hati.Tidak tuntas.Ngambang.Tidak yakin dengan hasil yanng dikerjakan.

Harus ada totalitas dalam cipta dan karya.Dan keempat adalah menciptakan team work.Muhamadiyah adalah sebuah komunitas besar.Perlu kerja tim yang solid. Tidak hanya di persyarikatan ,dalam membangun bisnis keluargapun perlu totalitas .

Sementara ketua PCM Kramat 1 Kab Tegal Erwin Imamul Arifin menuturkan,sesuai program yang telah ditanfidzkan ,Kegiatan pengajian Hari berMuhamadiyah akan diselenggarakan setiap bulan sekali mengambil waktu Ahad pahing.Tujuan pengajian ini adalah sebagai sarana mencari ilmu dan silaturrahmi bagi warga Muhamadiyah . ( Hendra Apriyadi /Win / MPI )