TK Aisyiyah Kertek Wonosobo Ajarkan Anak Empati kepada Sesama

0
1557

PWMJATENG.COM, WONOSOBO – “ Bulan berbagi “adalah tema yg digunakan TK Aisyiyah Kertek dalam mendidik siswa siswinya untuk melatih kepekaan sosial terhadap sesama dalam rangka rangkaian kegiatan akhir tahun, Sabtu (17/6/2017). Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa empati, peduli kepada sesama serta pembelajaran cinta berbagi. Islam mengajarkan kepada ummatnya untuk membiasakan infak dan sedekah sebagai bagian dari iman.

TK Aisyiyah I Kertek yg beralamat dikomplek masjid Aljihad Campursari RT 01/02 Kertek ini mengajak siswa siswinya untuk terlibat langsung pentasyarufan infaq harian mereka dengan kegiatan berbagi paket sembako untuk warga yang kurang mampu disekitar sekolah yaitu di desa Campursari Kertek Wonosobo.

“Pada tahun ini Alhamdulillah bisa membagi di Wilayah campursari Sebanyak 7 RT ditambah warga terdekat disekitar campursari tidak kurang 85 paket sembako,selain itu sebelum ramadhan anak-anak juga sudah diajak untuk mengunjungi panti asuhan Muhammadiyah di Kecamatan Kepil Wonosobo”. Demikian diungkapkan Azizah, Kepala Sekolah TK Aisyiyah Kertek, Wonosobo.

Rangkaian pentasyarufan infaq harian anak-anak tahun ini agak sedikit berbeda,jika tahun yang lalu TK Aisyiyah I Kertek mengajak anak-anak kunjungan ke Panti Asuhan Yatim ( PAY ) Muhammadiyah Benner Kepil dan PAY Muhammadiyah Kauman Wonosobo,maka untuk tahun ini ditambah kegiatan dengan kunjungan ke beberapa warga yang kurang mampu dicampursari.

Keceriaan anak-anak terlihat jelas saat bertatap muka serta dialog santai dengan beberapa warga, dengan jumlah 130 anak serta 15 guru pendamping sempat menimbulkan tanda Tanya warga disekitar lokasi pembagian sembako. Suasana tering matahari ternyata tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus menemui warga kurang mampu meski jarang antara satu dengan yang lain berjauhan, wajah polos dan suasana gembira tergambar jelas diwajah mereka meskipun diantara mereka ada yang berpuasa penuh.

Salah satu wali siswa menyampaikan “ ini pembelejaran yang hebat, saat orang tua terkadang belum mampu untuk melakukan, tetapi saat ini kita diajari oleh anak untuk sedikit menyisakan hasil usaha untuk berbagi sesame, saya berterima kasih kepada bapak dan ibu guru untuk pengalaman anak yang berharaga ini” tuturnya.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh kepala TK Aisyiyah I Kertek, Azizah, S.Pd dibantu koordinator Pentasyarufan infaq, zakat Dian Indrawati. Diantara warga yang mendapatkan santunan dari anak-anak adalah penderita strokeDisini anak2 dan juga guru2 diajak ikut serta bersalaman kpd warga yang kondisinya benar2 memprihatinkan contohnya sedang sakit stroke yang kesulitan berjalan dan berbicara, serta beberapa warga yang memang tidak mampu secara finansial. Azizah berharap dengan cara ini anak-anak,orang tua dan juga guru tersentuh hatinya ,dan selalu bisa bersyukur atas nikmat dan karunia Allah yang telah diberikan,tanpa harus mengeluh dengan keadaan yang kadang sulit, diharapkan juga oleh Azizah ,kegiatan ini dapat melembutkan hati anak-anak,orang tua dan guru ,sehingga akan tertanam dalam diri mereka sikap sabar ,santun dan juga suka berbagi dikala lapang dan sempit.

Pentasyarufan infaq ini juga merupakan rangkaian dari agenda sekolah dibulan Ramadhan yang diawali dengan adanya pesantren kilat, pada sesi sanlat anak-anak diajari langsung melakukan praktek wudzu, sholat berjamaah , berinfaq, adzan dan iqomah, menghafal doa-doa harian, mendengarkan siroh nabawiyah tak lupa juga menghafal surat-surat pendek dalam alquran.

Kegiatan semacam ini diharapkan dari tahun ke tahun terus meningkat sehingga kedepannya Sekolah ini dengan sendirinya akan menjadi sekolah yang senantiasa menanamkan pentingnya menjadi pribadi yang dicaintai Allah dicintai Rosul dan juga pribadi yang bermanfaat bagi siapapun,dimanapun dan kapanpun.

Azizah saat dimintai keterangan PWMJATENG.COM tentang konsep pendidikan di TK Aisyiyah I Kertek menuturkan, “ Jika kita menginginkan anak kita tumbuh dengan segala POTENSI KEBAIKANNYA maka ada dua hal yang harus kita lakukan secara konsisten/ istiqomah yaitu : 1. Mengajarkan kebaikan 2. Membiasakan anak berbuat kebaikan. Kedua hal tersebut akan dapat terlaksana jika kita memahami makna kebaikan dan keburukan dari sudut pandang aqidah dan syariat islam, mengerti metode terbaik dalam mengajarkannya, menerapkan pola pembiasaan yang tepat sesuai dengan tingkat usia perkembangan anak Pesan Rosululloh : ” Didiklah anak – anakmu dengan pendidikan yang baik ” maka marilah ,anak2 adl amanah bagi kedua orangtuanya,yang hatinya masih suci seperti permata yang sangat mahal harganya,jika kita biasakan pada kebaikan dan diajarkan kebaikan kepadanya maka ia akan tumbuh pada kebaikan tersebut dan tentunya akan berbahagia didunia dan diakhirat. ( Hans-MPI )