Tingkatkan Kapasitas Pelatih Qobilah, Kwarda Hizbul Wathan Banjarnegara Gelar Workshop Pimpinan

PWMJATENG.COM, BANJARNEGARA – Sabtu (25 Maret 2017), Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan Banjarnegara, menggelar kegiatan Workshop Pimpinan dan Pelatih Qabilah yang di ikuti oleh 89 Qabilah yang ada di Banjarnegara. Dari setiap Qabilah mengirimkan 2 orang utusan yaitu pimpinan dan pelatih, sehingga jumlah peserta adalah 178. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 17.00 bertempat di SD Muhammadiyah 1 dan 4 Banjarnegara.

Kegiatan ini diisi oleh narasumber dari Kwartir Wilayah Jawa Tengah, yaitu Joko Santoso yang merupakan Sekretaris Kwarwil HW Jawa Tengah, Slamet Riyadi dan Edi Widodo, anggota Kwarwil HW Jawa Tengah.

“Kegiatan ini merupakan momentum kebangkitan HW yang ada di Banjarnegara, Harapannya setelah kegiatan ini qabilah yang belum melaksanakan ekstrakurikuler HW dapat melaksanakannya. Kegiatan Ektrakurikuler Hizbul Wathan Wajib dilaksanakan di setiap Sekolah/Madrasah Muhammadiyah, adapun ekstra kepanduan lain bersifat mubah” demikian disampaikan ketua Kwartir Daerah HW Banjarnegara, Sugeng Priyanto.

Sementara itu ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banjarnegara, Sobri, dalam sambutannya menyampaikan “ Bahwa Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan lahir sebelum Indonesia merdeka, serta dari kepanduan inilah dapat melahirkan seorang Jendral Besar, Bapak TNI yaitu Jendral Soedirman. Indonesia sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah memanggil Hizbul Wathan untuk membuktikan karya nyatanya untuk Indonesia.”

Workshop ini dibagi menjadi tiga kelas antara lain kelas Pimpinan yang terdiri dari pimpinan sekolah/madrasah dari tingkat SD/MI, SMP/MTs serta SMA/MA. Kelas Pelatih terdiri dari kelas pelatih pandu Athfal untuk tingkatan SD/MI , pandu Pengenal yaitu SMP/MTs serta Pandu Penghela (SMA/MA). Peserta workshop sangat antusias mengikuti kegiatan ini serta berharap akan ada kegiatan lanjutan.

Acara workshop ini ditutup oleh Ketua Majelis Dikdasmen PDM Banjarnegara, Suwarjo. Majelis Dikdasmen PD Muhammadiyah Banjarnegara menginstruksikan kepada seluruh sekolah dan madrasah Muhammadiyah untuk menghidupkan kembali qabilah – qabilah hizbul wathan di setiap Amal Usaha Pendidikan. Suwarjo yang juga merupakan Dewan Penasehat Kwarda HW Banjarnegara berharap AUM pendidikan dapat menerapkan hasil dari workshop yang telah dilaksanakan. Sehingga mampu mencetak kader persyarikatan yang militan.

Kontributor : Sugeng Priyatno