Tiga Puluh Tahun RSI PKU Muhammadiyah Tegal Semakin Unggul dan Islami

0
776
Gedung Zam-zam salah satu gedung baru lima lantai dan siap diresmikan .

Persyarikatan Muhammadiyah sejak berdirinya telah menjadi gerakan yang memberi perhatian kaum lemah dan miskin. Hal ini disadari oleh KH Ahmad Dahlan karena pada masa itu kondisi ummat Islam dilingkungan sekitar kampung Kauman Yogyakarta sangat memprihatinkan sehingga dirintislah pendirian majlis dengan  nama  PKO singakatan dari  Penolong Kesengsaraan Oemoem, dimana Muhammadiyah begitu peduli terhadap kaum dhuafa dan miskin yang sangat membutuhkan layanan kesehatan dan kesejahteraan. Terinspirasi dari Quran surat al maun, sehingga Muhammadiyah dikenal juga dengan gerakkan Al maun.

Pada perkembangannya saat ini bidang kesehatan menjadi salah satu ikon dakwah Muhammadiyah yang sudah sangat dikenal selain pendidikan dan sosial. Lahirnya Rumah sakit dan klinik serta balai pengobatan yang didirikan Muhammadiyah saat ini telah berjumlah ratusan diseluruh Indonesia, dan kehadirannya sangat mewarnai kehidupan dalam membantu melayani masyarakat terutama dibidang kesehatan salah satunya adalah RSI PKU Muhammadiyah Tegal atau yang popular dengan sebutan RSI Singkil Adiwerna. RSI Singkil Adiwerna berdiri pada tanggal 24 Desember 1989 sehingga ditahun ini tepat berusia 30 tahun.

Sebagai bagian dari Amal usaha Muhammadiyah yang melayani masyarakat dibidang kesehatan, kehadiran RSI PKU Muhammadiyah Tegal telah memberikan kontribusi nyata dalam membantu dan melayani masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan  dengan tidak memandang status sosial dan golongan.

Berawal dari sebuah Rumah bersalin yang sangat sederhana dan terbatas, segala fasilitas dan tenaganya saat ini di usia yang 30 tahun RSI PKU Muhammadiyah Tegal telah menjelma menjadi  sebuah Rumah sakit yang  cukup besar dan dilengkapi dengan tenaga medis dan penunjang dan kelengkapan medis yang lain. Ini semua tentu menjadi penanda bahwa kesungguhan akan memberikan hasil yang optimal dan paripurna.

Perkembangan RSI PKU Muhammadiyah Tegal tentu tidak lepas dari kerjasama yang saling mengisi disemua lini, mulai dari pemilik atau penyelenggara dan pengelola baik tenaga medis maupun non medis. Ini merupakan sebuah kekuatan internal yang harus dipertahankan ditengah kondisi perubahan zaman dan situasi yang berubah sangat cepat.

Ketersediaan tenaga medis yang professional,unggul dalam pelayanan, berkarakter dan berjiwa  sosial harus menjadi ciri yang ada dalam bagian lingkungan Rumah sakit . Disatu sisi, kehadirannya juga harus mampu memberikan warna bagi dakwah peryarikatan Muhammadiyah yang berciri dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

Secara umum kehadiran Amal usaha Muhammadiyah harus memberikan nilai dan ruh dakwah yang dirasakan manfaatnya oleh ummat dan bangsa, sehingga kemajuan sebuah amal usaha diukur bukan dari sisi fisik atau bangunan semata namun juga harus melahirkan masyarakat yang  tercerahkan .

Perkembangan yang sangat  positif akan terus ditingkatkan perannya dalam rangka mencapai visi utama Rumah sakit yaitu melayani dengan profesional dan Islami. Peran bimbingan rohani menjadi ciri khusus yang sentral bagi RSI , seperti mengingatkan untuk ibadah dan mendoakan setiap waktu  dimana layanan bagi bagi pasien yang rawat inap.

Hal tersebut merupakan nilai keunggulan bagi Rumah sakit, ditambah misi kemanusiaan yang dilakukan Rumah sakit lewat Muhammadiyah Disaster Management Center ( MDMC) dengan  respon yang cepat dan tanggap dalam membantu masyarakat terutama bagi yang terkena musibah.(gempa,banjir,longsor dan lain-lain)

Ketika seluruh komponen dan keluarga besar Muhammadiyah di Tegal berpadu untuk memajukan rumah sakit ini, insya Allah  menjadi langkah  dakwah yang  berkemajuan dengan  menyebarkan nilai Islam rahmatan Lil’alamin dengan semangat ta’awun dan berprinsip pada ruh kemanusiaan akan semakin cerah.

Selamat dan Sukses Milad RSI PKU Muhammadiyah Tegal ke-30, semoga semakin unggul dan Islami.

Tegal, 24 Desember 2019

Penulis adalah H. Arief Azman Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal