Tapak Suci Berjaya di Kejuaraan Pencak Silat DPRD CUP I Karanganyar

0
941

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Kompetisi pencak silat remaja yang dilaksanakan oleh IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Kabupaten Karanganyar yang ber tajuk “Kejuaraan Pencak Silat DPRD CUP I” selesai digelar rabu (18/01). Event ini sukses menghantarkan Perguruan Tapak Suci 55 Putera Muhammadiyah menjadi “Jawara” terbaik dengan mengondol predikat Juara Umum sekaligus berhak mebawa trophy tahun 2017.

Kejuaraan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari jadi DPRD Kabupaten Karanganyar yang ke-66 ini merupakan pertama kali untuk cabang olah raga pencak silat. Pertandingan dilaksanakan dari tanggal 16-18 Januari 2017 bertempat di GOR R.M. Said yang berada di belakang komplek Gedung DPRD Karanganyar. Sebelumnya Tapak Suci Karanganyar juga sukses mendominasi perolehan medali di PORKAB Karanganyar cabang olah raga pencak silat tanggal 12-14 Desember 2016 yang baru lalu di tempat yang sama.

Kejuaraan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari jadi DPRD Kabupaten Karanganyar yang ke-66 ini merupakan pertama kali untuk cabang olah raga pencak silat. Pertandingan dilaksanakan dari tanggal 16-18 Januari 2017 bertempat di GOR R.M. Said yang berada di belakang komplek Gedung DPRD Karanganyar, diikuti oleh perguruan-perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Karanganyar yang tergabung dalam IPSI Kabupaten Karanganyar.

Kopetisi pencak siat  DPRD CUP I ini mempertandingkan para pesilat remaja dengan batasan usia dari 14-16 tahun yang terbagi menjadi kelas tanding A sampai G untuk putra dan kelas tanding A sampai F untuk putri dengan selisih berat badan 4 Kg setiap kelasnya serta kategori seni TGR putra dan putri.

Para pesilat dari Tapak Suci Karanganyar tidak mensia-siakan kesempatan yang ada dengan  menurunkan para pesilat terbaiknya untuk berlaga, harapan bisa menorehkan prestasi semaksimal mungkin.  Terbukti dalam Kejuaraan DPRD CUP I kali ini Tapak Suci Karanganyar meraih Juara Umum perguruan dengan torehan 6 emas, 4 perak dan 11 perunggu, mengungguli perolehan kontingen-kontingen  lain yang ikut dalam kompetisi.

Christanto Budiyono salah satu Pendekar Tapak Suci dalam pengarahannya selepas acara penutupan menyampaikan kepada para pesilat Tapak Suci untuk terus giat berlatih dan menjaga ibadah serta tidak merasa jumawa dengan prestasi yang diraih.  Di akhir pengarahan seluruh pesilat Tapak Suci berkumpul dan meneriakkan moto perguruan “dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah”.  Sementara itu ketua Tapak Suci Putera Muhammadiyah PWM Jawa Tengah  Wiwaha Aji Santosa, ketika dihubungi redaksi menyampaikan ucapan syukur dan bangga atas pretasi yang dicapai oleh anak-anak Tapak Suci Kabupate Karanganyar “….. sungguh membahagiakan dan membanggakan kami insan pencak silat, seakan diberi air di tengah teriknya padang pasir dalam hal pembinaan” ungkap ketua TPPM Jawa Tengah yang juga ketua Muhammadiyah Kabupaten Sukoharjo ini melalui pesan pendeknya. (MPI PDM Kra – JOe).