Tafsir: 100 Tahun Kedua saatnya Muhammadiyah Fokus Membangun Ekonomi

0
803

PWMJATENG.COMKaranganyar – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Drs. H. Tafsir, M.Ag, mengajak kepada seluruh warga Muhammadiyah agar membangun kekuatan baru di seratus tahun ke-2 Muhammadiyah. Kekuatan baru tersebut adalah kekuatan ekonomi. Hal itu dia sampaikan ketika ditemui seusai menjadi Narasumber dan Workshop bersama Bank JatengSyariah di Hotel Sahid Raya Surakarta, Rabu (05/04).

Di Pedan Room lantai 3 hotel, Tafsir menyempatkan untuk Tanya jawab dengan Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Teguh Triyono, S.H, M.Si, didampingi Pimpinan Redaksi Majalah Suara Pencerah, Drs. Agus Sumali, MM.

Dalam Tanya jawab 15 menit tersebut, Tafsir menyampaikan bahwa 100 tahun pertama ini Muhammadiyah telah terbranding dalam beberapa bidang yaitu kesehatan, pendidikan dan sosial. Menurutnya ada tiga tiang dalam sebuah negara yaitu penguasa (politik), pengusaha (ekonomi), dan para jenderal (keamanan).

Ekonomi sangatlah penting dalam sebuah negara. Oleh karena itu ia mengimbau di 100 tahun ke -2 warga Muhammadiyah untuk meningkatkan ekonomi.

“Saya berharap, mari memasuki 100 tahun ke 2 Muhammadiyah, kita bangun kekuatan baru yaitu kekuatan ekonomi dengan langkah konkret seperti tokoMu, surya mart, maupun pengembangan AUM”, tegasnya.

Dia menambahkan dalam membangun kekuatan ekonomi tidak bisa lepas dari perbankan. Sayangnya masih banyak warga Muhammadiyah yang secara kultur dan mental belum bisa mendayagunakan perbankan syariah.

“Kita memang belum terbangun mental dan kultur bersyariah, sehingga untuk menuju itu perlu proses, salah satu proses membangun mental bersyariah adalah kegiatan ini (workshop Bank Jateng Syariah, red)”, tambahnya.

Disinggung tentang kerja sama Muhammadiyah dengan Bank Jateng Syariah, Tafsir menegaskan bahwa beberapa tahun terakhir PWM sudah bekerjasama dengan Bank Jateng Syariah.

” Kita sudah intens bekerjasama dengan Bank Jateng Syariah, 75-80% pembiayaan AUM Jateng ke Bank Jateng Syariah, tahun 2016 hampir Rp 300M pembiayaan AUM di Bank Jateng Syariah”, tuturnya.

Mengakhiri Tanya jawab, Ketua PWM Jawa Tengah tersebut menyampaikan Bank Jateng Syariah siap membackup pengembangan AUM Jawa Tengah.

Workshop yang selesai pukul 12.00 WIB tersebut dihadiri oleh para peserta warga Muhammadiyah, PDM, PDA, Lazismu, MPKU, Dikdasmen, dan AUM se Solo Raya. Terlihat dari PDM Karanganyar hadir Uztad Muhammad Arif, SekretarisLazismu PDM Karanganyar, Aan, Kepsek MIM Karanganyar, Marjiyanti, dan beberapa tokoh Muhammadiyah yang lain. (MPI PDM Kra – Oew)