Suharno Gantikan Jumai Pimpin Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang

0
58
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Musyawarah daerah atau Musyda Pemuda Muhammadiyah kota Semarang yang diselenggarakan pada hari Sabtu (9/11/2019) di komplek Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) telah berjalan lancar.
Agenda daripada musyawarah daerah tersebut adalah laporan pertanggungjawaban Pemuda Muhammadiyah periode 2015-2019, kemudian evaluasi program perancangan program, dan pemilihan formatur pimpinan daerah Pemuda muhammadiyah kota Semarang.
Isa Torik selaku sekretaris umum Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang yang juga dalam Musyda meraih suara terbanyak tersebut menjelaskan bahwa dalam penentuan untuk menjadi pimpinan dalam organisasi pemuda Muhammadiyah sesuai dengan aturan dengan sistem menentukan atau memilih 9 orang yang masuk di dalam jajaran formatur Kemudian dari 9 orang tersebut menentukan siapa yang berhak dan layak untuk diamanahi menjadi ketua pimpinan daerah Pemuda muhammadiyah kota Semarang.
Dari 9 orang yang terpilih sebagai anggota formatur adalah Isa thoriq,imam s, sabardi, amiril, suharno, yasykur, warsudi,rasyid, muzazin.
Walau suara terbanyak diraih oleh Isa Torik, namun dalam rapat formatur sepakat menetapkan Suharno sebagai ketua.
Suharno adalah guru SD Muhammadiyah 6 Semarang.
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang bukanlah jabatan prestis atau bergengsi akan tetapi amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan baik.
Suharno menggantika Jumai yang telah mengemban amanah 2 periode ini melalui proses organisasi yang panjang, selama ini sepak terjang suharno cukup baik.
Jumai yang telah merampungkan periode organisasi tersebut dengan laporan pertanggungjawaban yang yang diterima 100 % tanpa ada catatan. “Jika saja dalam organisasi ada evaluasi wajar-wajar saja,” ujar Jumai.
Menurutnya, Musyda pemuda muhammadiyah kota semarang kali ini sangat spektakuler karena pembukaan diawali pengajian akbar bersama Prof Dr Din Syamsudin, yang juga hadir Walikota Semarang Hendrar Prihadi, kemudian malam harinya pentas Wayang Kulit dengan dalang Joko Edan dan ketut Budiman yang dihadiri wakil walikota semarang Heviearita G Rahayu.
“Tantangan pemuda Muhammadiyah Kota Semarang ke depan adalah distribusi kader untuk ranah keumatan,ranah kebangsaan dan ranah persyarikatan,” tandasnya.
Bersamaan juga Musyawarah Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Semarang yang terpilih sebagai ketua Ranum Ester dari PCNA Mijen. (AMJ)