STIKES Muhammadiyah Kendal Gelar Wisuda ke XXI, Mantan Ketum PK IMM Cumlaude

0
94
CUMLAUDE. Tiga wisudawan STIKES Muhammadiyah Kendal angkatan XXI berpredikat cumlaude foto bersama (foto fok farqi)

PWMJATENG.COM, KENDAL – Sebanyak 69 mahasiswa program studi D3 Keperawatan STIKES Muhammadiyah Kendal mengikuti prosesi wisuda angkatan ke 21 yang digelar dalam sidang senat terbuka pada Sabtu (5/10) di ruang paripurna gedung DPRD Kab.Kendal. Dalam wisuda tersebut Ketua Umum Pimpinan Komisariat (PK) IMM Nyai Walidah STIKES Muhammadiyah Kendal 2017-2018, Lailul Muna dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,92, predikat cumlaude. Dua mahasiswa lainnya juga disebut cumlaude, atas nama Lulu Nur Dhahaini IPK 3,83 dan Hana Dariyanti dengan IPK 3,76.

Lailul Muna, perempuan kelahiran 20 Oktober 1998 itu merasakan, banyak pengalaman keilmuan di STIKES Muhammadiyah Kendal yang telah diperolehnya.

“Semua itu karena dedikasi dan kebersamaan yang dibangun untuk masa depan yang lebih baik” kataMunadalamsambutanmewakiliteman-temannyausaiprosesiwisuda.

Bagi Muna, perjuangan selama tiga tahun di STIKES Muhammadiyah Kendal memiliki makna luar biasa yang mampu mengembangkan dan membuahkan jati dirinya menuju pribadi harapan orang tuanya. Dengan tempaan ilmu pengetahuan umum yang dibalut dengan Al Islam menjadi dewasa untuk menatap masa depan Indonesia lebih baik.

“Selamatigatahun pula kitatelah bertransformasi menjadi insan yang memilikipengetahuan lebih. Nilai-nilai Al Islam juga bertambah yang kita jadikan landasan dan nilai plus bagi semua lulusan STIKES Muhammadiyah Kendal” tegasMuna.

Menurutnya, momentum wisuda bukan merupakan akhir dari segalanya, tetapi sebagai awal sebuah perjuangan.

“Jika selama menjadi mahasiswa kita disebut sebagai agen perubahan, maka sekarang saatnya mewujudkan perubahan itu dengan kontribusi nyata, menjadi lentera-lentera baru dalam kehidupan untuk Indonesia”

Di bagianakhir, Lailul Muna menyitir sebuah mutiara kata ‘ Tidak setiap kerja keras bisa mendapatkan pencapaian, tetapi setiap pencapaian pasti harus melalui kerja keras’.

Ketua Umum PC IMM Kab. Kendal, Immawan Sulistiyanto, menyampaikan, prestasi yang diraih oleh Lailul Muna telahmenunjukkan, bahwa seorang aktifis di IMM  mampu menunjukkan kesuksesannya.

“Di IMM kita canangkan tri sukses, yaitu sukses ibadah, kuliah, dan organisasi. Immawati Lailul Muna telah menunjukkan hal itu, dan patut menjadi contoh immawan dan immawati lainnya” kata Sulisketikadihubungipwmjateng.com

Beliau juga menilai, kepemimpinan Lailul Muna di Komisariat IMM Nyai Walidah juga bagus, program kerja terlaksana dan konsolidasi di internal IMM berjalan dengan baik.

Sementara itu ketua STIKES Muhammadiyah Kendal, Sulastri berharap kepada wisudawan tetap membangun kebersamaan dan intensitas menjalin komunikasi, sillaturrahmi melalui ikatan alumni STIKES Muhammadiyah Kendal.

“Dukungan para alumni kami harapkan untuk kebesaran STIKES Muhammadiyah Kendal, dan mengetahui relevansi lulusan, yaitu kesesuaian antara proses pendidkannya dengan realitas dunia kerja” katanya.

Terkait dengan AUM yang dipimpinnnya, Sulastri menyampaikan perkembangan mulai perubahan bentuk dari AKPER menjadi STIKES

“Dalam rentang tidak kurang dari dua tahun, program studi di STIKES Muhammadiyah Kendal meliputiS1 IlmuGizi, D3 Keperawatan, dan S1 Keperawatandan profesiNs” katanya.

“Dibidangkualitas SDM juga ditingkatkan dengan target dosen studi lanjut doktoral di tahun 2020 dalam negeri maupun luar negeri. Sedangkan akreditasi institusi di tahun yang sama target nilai baik” imbuhnya.

Lastri juga menyampaikan perluasan kerja sama dengan lembaga pendidikan di luar negeri dengan mengirim mahasiswa berprestasi ke Taiwan.

Di bidang perpustakaan, pihak STIKES Muhammadiyah Kendal sudah menerapkan standar OPAK, Online Public Access Catalog, yaitu suatu sistem temu balik informasi berbasis computer yang digunakan oleh pengguna untuk mencari koleksi suatu perpustakaan dengan sistem online.

Sedangkan wakil ketua PDM Kendal, H. Utomo menyampaikan apresiasi kepada STIKES Muhammadiyah Kendal yang telah mampu mengantarkan mahasiswanya diwisuda dan diharapkan bisa terjun di masyarakat dengan predikat Ahli Madya Keperawatan.

“Mereka telah menjadi ahli keperawatan yang tidakterbatas pada keahliannya, tetapi memiliki nilai-nilai keIslaman yang kuat,” ungkap Utomo.

Menurutnya, seluruh AUM dimanfaatkan sebagai media dakwah amarmakruf nahi mungkar, termasuk STIKES Muhammadiyah Kendal

“Amal Usaha Muhammadiyah didirikan sebagai salah satu usaha untuk menyampaikan dakwah Islam melalui pendidikan” katanya.

Dan pemerintah, lanjut Utomo, ”tidakperlu khawatir dengan Muhammadiyah, karena telah dibantu.

Ditegaskan olehnya, sudah banyak Muhammadiyah membantu pemerintah melalui berbagai bidang, di antaranya pendidikan.

“Sebaliknya, mestinya pemerintah membantu STIKES Muhammadiyah”. (Fur/MPI Kendal)