Sidang Tanwir, PWM Jateng Usulkan Muktamar Normal

0
164
Sidang Tanwir, PWM Jateng Usulkan Muktamar Normal
Jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Jateng sedang mengikuti sidang Tanwir

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Aisyiyah menggelar Sidang Tanwir yang dilaksanakan secara online dengan menggunakan zoom meeting yang dipandu dari Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta, Ahad (19/7).

Sidang tanwir diikuti oleh seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah se Indonesia. Salah satunya dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Jawa Tengah, yang mengikuti sidang tanwir dari kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS).

Hadir Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Drs. Tafsir dan para wakil ketua PWM Jateng Drs. Ari Anshori, Drs. Wahyudi, Drs. Musman Tholib, Prof. Masrukhi, Prof. Suparman Syukur. Serta dua peserta dari Aisyiyah, yakni  Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah Dr. Ummul Baroroh yang didampingi oleh Sekretaris PWA Jateng Yuli Prasetyanti.

Sidang Tanwir ditandai dengan penyampaian pidato iftitah oleh Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir dan Ketua PP Aisyiyah Dr. Siti Noordjannah Djohantini. Kemudian ditandai dengan laporan materi tanwir oleh Sekretaris PPM Abdul Mu’ti dan Sekretaris PPA Tri Hasturi Nurrahmah.

Setelah PWM Jateng berkonsultasi dengan pihak penerima di kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dan juga rapat PWM pada kamis yang lalu, PWM Jateng bersepakat bahwa pelaksanaan muktamar dilaksanakan dengan cara normal atau bertatap muka sebagaimana pelaksanaan Muktamar sebelumnya. ” Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PWM Jateng Drs.Tafsir”.

“Muktamar tidak sekedar memilih pimpinan, membuat program dan evaluasi program saja, tetapi ada nilai nilai yang sifatnya tidak normatif  akan tetapi sifatnya sosiologis. Ada silaturahmi yang kuat, ada inspirasi yang kuat dan ada motifasi-motifasi. Karena setelah pulang dari muktamar, masing masing membawa semangat baru yang akan menjadi inspirasi mengembangkan muhammadiyah di daerah masing-masing yang tidak bisa ditemukan pada muktamar online. Muktamar itu ibarat amunisi baru, bagi warga muhammadiyah untuk membangun semangat baru bagi persyarikatan maupun amal usahanya, hal tersebut tidak bisa diperoleh pada muktamar online”, Lanjutnya.

“Kita mengusulkan untuk muktamar normal, sehingga kemungkinan adalah juli 2022, namun semua itu tergantung pada keputusan Pimpinan Pusat (PP), karena penyelenggara muktamar adalah PP, Kita sami’na wa’atho’na, kita menerima semua keputusan yang akan diputuskan pada sidang tanwir hari ini”, tegas orang nomor satu di Muhammadiyah Jateng tersebut.

Sementara itu, sebagai tuan rumah pelaksanaan Tanwir online untuk PWM dan PWA Jateng, Rektor UNIMUS Prof. Masrukhi menyampaikan bahwa pihaknya selalu siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan persyarikatan Muhammadiyah.

“Terkait dengan pelaksanaan tanwir di masa pandemi covid-19 saat ini, UNIMUS bertindak sebagai tuan rumah untuk PWM dan PWA Jateng, saya berharap akan terjadi sinergi antara Amal usaha Muhammadiyah (AUM) khususnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) khususnya UNIMUS dengan berbagai kegiatan persyarikatan muhammadiyah baik itu di level Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang, hingga Pimpinan Ranting, ujar Pof. Masrukhi.

“Silahkan UNIMUS dengan fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan oleh persyarikatan, majelis, lembaga maupun ortom, sehingga ada sinergi. karena prinsipnya  kita maju bersama antara AUM dan persyarikatan Muhammadiyah”, lanjutnya. (it)