Siap Perang di Medsos, Muhammadiyah Bentuk Ciber Army

0
856

PWMJATENG.COM, YOGYA – Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) Jaringan Radio Muhammadiyah (JariMu)  dan Temu Netizen Muhammadiyah (NetizMU)  yang digelar pada 19 Agustus hingga 20 Agustus 2017 bertempat di ruang AR Fachruddin A Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Ketua MPI PP Muhammadiyah Muchlas mengatakan, media di lingkungan Persyarikatan masih tercerai-berai untuk itu salah satu tujuan diadakan kegiatan ini adalah mempertemukan orang-orang yang berkecimpung dalam media Muhammadiyah untuk menyamakan presepsi.

“Pertemuan Kopdarnas JariMU bertujuan untuk meningkatkan program radio-radio Muhammadiyah agar bisa berkualitas,  juga sebagai upaya sharing konten dan pengelolaan. Sementara pertemuan NetizMU, nantinya diharapkan ada penguatan atau kesamaan persepsi, bagaimana sebaiknya mengelola berita di lingkungan Muhammadiyah, ” ujarnya.

Muhammadiyah, jelas Muchlas, yang sudah berusia lebih dari satu abad, tidak bisa menghindari implikasi dan impact dari kemunculan media sosial. Tanpa mengikuti perkembangan teknologi maka siapa pun orangnya atau organisasi sangat sulit berkembang dan bakal ditelan zaman.

“Muhammadiyah mau tidak mau harus berada di garda terdepan dalam mengembangkan dakwah dan memperkuat eksistensinya di dunia maya. Salah satunya menggunakan media sosial,” katanya.

Nantinya hasil dari pertemuan ini,  menurut Muchlas,  untuk membuat rekomendasi media yang dikelola. Dalam hal ini Muhammadiyah tidak mencari lawan dan hanya ingin menyampaikan ukhuwah Islamiyah.  

Dadang Kahmad, ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang membidangi Majelis Pustaka dan Informasi, menyampaikan bahwa  “Pembentukan cyber army ini adalah untuk mendukung Muhammadiyah melakukan tabayyun, dan bukan untuk balik menyerang dengan berita negatif maupun kasar. Jadi yang kita lakukan adalah membuat sebuah counter opinion agar netizen bisa memilah sendiri kebenaran yang ada,” jelas Dadang. (SYIFA/MTR)