SD Muhammadiyah Weleri dan SD Muhammadiyah Paesan Lakukan Student Exchange

0
603
UPACARA PELEPASAN. Peserta student exchange SD Muhammadiyah Weleri siap dilepas menuju SD Muhammadiyah Paesan (foto dok galuh)

PWMJATENG.COM, KENDAL – Dua SD Muhammadiyah melaksanakan program Student Exchange, pertukaran pelajar, yaitu SD Muhammadiyah Weleri dan SD Muhammadiyah Paesan, Kedungwuni, Kab.Pekalongan.

Program pertukaran pelajar memang memberi pengalaman baru bagi peserta didik, unik, dan berbeda, yang mungkin tidak akan didapatkan di dalam negeri atau pada program pendidikan pada umumnya. Sedangkan pertukaran pelajar ke dua SD Muhammadiyah tersebut diberlakukan untuk kelas VI, bersifat uji coba dan latihan, dilaksanakan lima hari pembelajaran.

Kepala SD Muhammadiyah Weleri, Sriyanta mengatakan program student exchange sempat terhenti tahun sebelumnya.

“Dan Alhamdulillah tahun ini bisa berjalan, meskipun program pertukaran pelajar ini yang pertama kami lakukan” katanya usai melepas peserta pertukaran pelajar di masjid SD Muhammadiyah setempat Sabtu {12/10)

“Siswa kami yang akan mengikuti proses pembelajaran di SD Muhammadiyah Pasean sebanyak 61 siswa, dibimbing oleh 4 guru dari SD Muhammadiyah Weleri, dan akan mengikuti KBM selama lima hari belajar sekolah” ujarnya.
Dikatakan, pada hari selanjutnya kami akan menerima siswa dari SD Muhammadiyah Pasean untuk mengikuti proses pembelajaran di SD Muhammadiyah Weleri dengan waktu yang sama.

Sriyanta menjelaskan, bahwa tujuan student exchange ini dalam rangka menjalin hubungan kerjasama antar sekolah Muhammadiyah guna saling mensuport dalam perkembangan pendidikan.

“Kami juga saling memberi wawasan baru kepada siswa tentang bermasyarakat, bergaul, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta menjaga diri dengan orang lain” lanjutnya.

Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kendal, H, Sodik Purwanto yang turut hadir mengapresiasi atas kegiatan student exchange dan menilai sebagai kreatifitas dan pertama di Kendal.
“Program ini layak dikembangkan. Boleh juga kalau ke depan dengan SD unggulan di luar Muhammadiyah” katanya.

Beliau berharap setiap kegiatan selalu dievaluasi, termasuk kegiatan pertukaran pelajar. “Jangan lupa kegiatan ini dievaluasi sebagai alat ukur agar kualitas dan hasilnya dapat diketahui sesuai harapan” pinta Sodik.

Sedangkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kab.Kendal, Sutadi menyampaikan bahwa kegiatan ini baru pertama di adakan oleh SD dan itu di awalai oleh SD muhammadiyah Weleri. “ Apabila kegiatan ini berdampak positif, dan mampu mengembangkan dan memajukan SD Muhammadiyah maka layak kami beri ATM (Apresiasi, Tiru, dan Modifikasi) (ATM)” katanya disambut gerr yang hadir.

Ditambahkan, bahwa kegiatan ini sangat positif sebagai variasi pembelajaran, dan atas nama Dinas Pendidikan Kab.Kendal sangat suport dengan students exchange.
Senada dengan Majelis Dikdasmen PDM Kendal, Sutadi berharap ke depan bisa melaksanakan program yang sama dengan SD di luar Muhammadiyah yang lebih unggul.

“SD Muhammadiyah tidak sebatas memperbaiki dalam pelayanan, namun juga belajar dengan SD negeri berkaitan dengan administrasi” pintanya. (Galuh/MPI Kendal)