SD Muhammadiyah Sudagaran Selenggarakan “Workshop and Contest Robotica”

0
503

PWMJATENG.COM, WONOSOBO– Selasa, 14/12 2016, SD Muhammadiyah Sudagaran Wonosobo selalu berupaya menjadi yang terdepan, melalui kerjasa dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Wonosobo mengadakan Workshop Robotika di Gedung Sasana Adipura Wonosobo.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti lebih dari 60 tim robotika dari Wonosobo dan beberapa tim dari sekolah daerah sekitar seperti Pekalongan, Tegal, Purbalingga dan Salatiga mereka mendapat informasi dari media sosial serta website resmi pemerintah kabupaten Wonosobo.

Hari Senin untuk workshop robotika, hari selasa untuk Running test ( Uji lintasan ) dan hari Rabu untuk perlombaan.

Sejatinya masih banyak peserta dari luar daerah yang menanyakan acara ini dan berniat mendaftar tapi panitia tidak berani memperpanjang waktu karena berkaitan dengan kit robot yang harus dipesan jauh-jauh hari.

M. Yudi Dosen Vokasi dari Universitas Gajah Mada selaku Main Tutor dalam Workshop ini mengatakan “ Bahwa hukum robot tidak boleh sampai melukai, mencederai manusia, oleh karena itu diadakannya workshop ini adalah untuk mengedukasi dan memberikan gambaran dasar bagaimana prinsip kerja robot” jelasnya.

Peserta mendapatkan kit robot, berupa komponen robot setengah jadi yang selanjutnya dipandu oleh tutor untuk diselesaikan, meski terbilang mudah tapi tidak sedikit yang kesulitan dalam merangkai dan harus bolak-balik menemui Assisten Tutor menanyakan sambungan kabel dan setting sensor, ini dimaklumi karena mayoritas peserta masih awam tentang dunia robotika.

Workshop kali ini diselenggarakan oleh Wonosobo Robotik Center ( WRC ) yang bermarkas di SD Muhammadiyah Sudagaran, WRC menyediakan dua jenis kategori robot untuk empat fungsi yang berbeda yaitu kategori A Line Follower( pengikit garis ), dan Pemadam api sedangkan kategori B bisa berfungsi untuk Light Follower ( pengikut cahaya) dan Transporter memindahkan barangberupa bola untuk dimasukkan kedalam lobang yang sudah disediakan.

Antusiame peserta terlihat jelas, terbukti workshop yang sejatinya ditutup sampai jam 5 pada hari senin kemarin ternyata peserta tidak beranjak dari ruangan karena penasaran harus menyelesaikan robot yang belum sempurna.

Sukaryo selaku Manager WRC dalam sambutannya” Ini sebagai stimulus bagi kalian generasi muda yang cerdas, bahwa kedepan teknologi semakin maju, dan kita harus bisa mengambil peran sebagai pelaku, pencipta dari teknologi itu.

Saat ini mungkin hanya sebagai pemain( memainkan hasil karya orang laian ) tapi mari kita targetkan beberapa tahun kedepan dari yang ada di ruangan ini akan lahir pencipta robot yang berguna bagi Ummat” pungkasnya disambut tepuk tangan gemuruh darui peserta.

Dalam kontes di hari terakhir pengunjung semakin banyak memenuhi ruang gedung, kerana para peserta membawa suporter dari masing-masing asal sekolah, akhirnya SMA 1 berhasil menjadi juara 1 diikuti SMP Muhammadiyah Wonosobo harus puas di posisi Runner up.

Selain itu di stand WRC juga terpampang aneka jenis robot hasil karya anak bangsa yang sudah melanglang buana menjuarai beberapa even baik tingkat nasional maupun internasional. ( Yohani, MPI