Rustriningsih: STIKES Muhammadiyah Gombong lahir mendapat cobaan dan ancaman, tetap jadi satria

0
304

KEBUMEN – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Dra. Hj. Rustriningsih, M. Si, berharap agar STIKES Muhammadiyah Gombong hendaknya seperti tokoh Bima, tatkala lahir mendapatkan cobaan dan ancaman dari musuh Gajah Sena yang menusuk, menendang dan menginjak, akan tetapi Bima tetap bertahan bahkan setelah dewasa menjadi Satria yang gagah berani. Hal tersebut disampaikannya ketika menghadiri pentas wayang kulit semalam suntuk Ki Dalang Manteb Sudarsono dengan Lakon Bima Bangkit dan sosialisasi STIKES Muhammadiyah Gombong di alun-alun Kebumen, beberapa waktu yang lalu.
Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong, H. Giyatmo, S.Kep.Ns, menyampaikan bahwa acara tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap budaya Indonesia yang perlu dihidupkan terus sebagai warisan budaya asli Indonesia, sekaligus sebagai ajang sosialisasi STIKES Muhammadiyah Gombong kepada masyarakat umum, khususnya masyarakat Kabupaten Kebumen. Setelah melalui berbagai hambatan dan cobaan sebagai institusi pendidikan yang bermula dari AKPER sampai menjadi STIKES bukanlah sesuatu yang mudah dan singkat, akan tetapi membutuhkan perjuangan waktu yang cukup panjang hingga menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan kebanggaan Kabupaten Kebumen seperti sekarang ini.
Sebagai institusi pendidikan dibawah naungan Muhammadiyah, STIKES Muhammadiyah Gombong mengemban visi menjadi lembaga pendidikan kesehatan yang unggul, modern dan Islami, serta misi menyelenggarakan pendidikan tinggi kesehatan berbasis riset dan teknologi informasi. STIKES Muhammadiyah Gombong memiliki tiga Program Studi, yaitu Prodi SI Keperawatan, Prodi D3 Keperawatan, Prodi D3 Kebidanan dan Profesi Ners. Semua program studi tersebut sudah terakreditasi BAN PT dan bersertifikat ISO 9001:2008 dari Tuv Rheinland Jerman. (Fakhrudin/stikes muh gombong)