Rakor Triwulan Putaran ke-3, Muhammadiyah Karanganyar Menuju Penguatan Manhaj Gerakan

0
410

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Muhammadiyah sebagai gerakan modern dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sesunguhnya melalui gerakan dakwah amar ma’ruf nahy munkar, senantiasa dituntut konsisten terhadap mekanisme tatanan garis organisasi yang tertib namun tetap dinamis mengikuti perkembangan jaman. Bertempat di Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah (SDIT Muhammadiyah) Jumapolo, Ahad (06/08) diselenggarakan Rapat Koordinasi (rakor) Triwulan Putaran ke-3 setelah sebelumnya putaran 1 dilaksanakan di PCM Kerjo dan putaran ke-2 di PCM Colomadu. Rakor selain dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan di semua tingkatan, AUM, warga Muhammadiyah PCM Jumapolo juga menhadirkan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili oleh Bendahara PP Marpuji Ali.

Menurut Sekretrais Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Sarilan M. Ali rakor putaran ke-3 ini mengambil tema “Penguatan Manhaj Gerkan Muhammadiyah Menuju Karanganyar Berkemajuan”. Setidaknya ada tiga tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini. Pertama, Meningkatkan komunikasi dan konsolidasi organisasi sebagai bagian dari sharing kegiatan dakwah persyarikatan di tingkat PCM sehingga menumbuhkan semangat motivasi dan spirit dalam berMuhammadiyah. Keuda, Melakukan evaluasi realisasi program kerja Persyarikatan tahun 2016 dan menjabarkan program kerja Majelis/Lembaga, Ortom pada tahun 2017 berdasarkan Tanfidz Musyda periode tahun 2016-2020 dan. Ketiga, Menyamakan visi, misi dan pemahaman semua jajaran Persyarikatan dalam melaksanakan putusan Musyda Karanganyar yang merupakan bagian dari hasil  Musywil, Muktamar  dan penguatan kelembagaan Persyarikatan” kata Sarilan.

Ketua PCM Jumapolo Sudasmin menyampaikan terima kasih atas teselenggaranya rakor yang bertempat di Wilayahnya, sekaligus memaparan semangat gerakan Muhammadiyah di Jumapolo yang di tandai dengan dinamika umat dan lembaga. “ Terima kasih atas dukungan dan mohon maaf karena fasilitas yang disediakan kurang, ternyata yang hadir melebihi perkiraan. Kami menyediakan untuk 1.600an jama’ah tenyata masih kurang. Terkait perkembangan Muhammadiyah di Jumapolo sangat menggembirakan ditandai dengan berkembangnya Amal Usaha Muhamamdiyah (sekolah, BMT, Masjid dll), kajian keIslaman berjalan rutin dari PCM hingga ke ranting dan AUM bahkan ada daerah minoritas muslim yang minta untuk penanganan jama’ahnya oleh PCM Jumapolo” kata Sudasmin.

Sementara itu Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Samsuri dalam sambutan laporannya menyampaikan jika Muhammadiyah Karanganyar hasil Musyda periode Muktamar 2016-2020 mengalami banyak kemajuan. “Beberapa indikator kemajuan Muhammadiyah Karanganyar periode ini antara lain : Kegiatan Ngaji di Muhammadiyah ‘mapan’ berjalan dengan baik di semua tingkatan juga AUM jama’ahnya semakin meningkat. Selain itu idikator lainya adalah AUM Muhamamdiyah Karanganyar di semua tingkatan berkembang pesat dan mendapat kepercayaan penuh masyarakat” kata Samsuri.

Ia menambahkan jika pada tahun ajaran 2017-2018 sekolah-sekolah Muhammadiyah menjadi yang terbaik dan pilihan utama masyarakat untuk kategori sekolah swasta. “Semua sekolah kita tidak ada yang tidak dapat murid,  bahkan banyak yang kekurangan ruang kelas sehingga memacu kita untuk menambkan ruangan dan fasilitas laiinnya” tambah Samsuri.

Bendara PP Muhamamdiyah, Marpuji Ali dalam sambutan pembekalan kepada pimpinan dan warga Muhammadiyah menyampaikan tentang Manhaj Muhammadiyah serta strategi dalam mengamankannya. “Pada kesempatan ini saya hanya akan menyampaikan beberapa prinsip pokok Manhaj Muhammadiyah yang merupakan idieologi dan garis program yang harus ditaati oleh seluruh pimpinan dan warga Muhammadiyah, kalau tidak bisa rusak organiasi ini” tegas Marpuji Ali.

Marpuji mengutip Qur’an surat Ali Imran : 142 sebagai salah satu strategi dalam mengamankan Manhaj Muhammadiyah. “Kita kupas ayat ini sebagai landasan strategi bagaiamana Manhaj Muhammadiyah kita wujudkan sebagai sebuah cita-cita” (MPI PDM Kra – JOe).