Rakerda Majelis Pustaka dan Informasi Karanganyar Dorong Pembentukan MPI di Tingkat Cabang

0
412

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Rapat kerja unsure pembantu pimpinan disetiap tingkatan untuk membahas penyelenggaraan program sesuai pembagian tugas yang ditetapkan oleh Pimpinan Muhammadiyah merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Persyarikatan. Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Kamis (09/03/2017) bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar lantai dua.

Pembukaan Rakerda MPI Karanganyar dihadiri oleh seluruh anggota majelis berserta perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Karanganyar, tamu undangan yang terdiri pleno PDM, Majelis lembaga, Ortom, AUM dan para kontributor jurnalistik media online kabarduabelas.com, muhammadiyah.or.id maupun media cetak majalah Suara Pencerah.

Agus Sumali, wakil ketua MPI divisi Pustaka mewakili ketua majelis dalam sambutan pembukaan Rakerda mengatakan jika setahun MPI dibentuk oleh PDM Karanganyar telah banyak melakukan kegiatan sebagai kontribusi kepada persyarikatan dan diharapkan pada Rakerda kali ini bisa merumuskan program kerja lanjutan yang berupa program kerja unggulan dan program kerja pendukung yang akan dibawa pada forum Musypimda PDM Karanganyar pada April mendatang. Tiga divisi yang ada pada MPI Karanganyar (divisi Pustaka, Informasi dan Litbang, Red.) akan membuat program kerjanya.

“Selain program-program kegiatan, MPI juga mendorong kepada PCM-PCM untuk bisa membentuk MPI sehingga bisa bersinergi, juga pada Rakerda ini akan diluncurkan Majalah Suara Pencerah oleh ketua PDM sebagai salah satu hasil kerja MPI setelah sebelumnya juga telah diluncurkan media on line portal berita dan dakwah” kata wakil ketua MPI yang juga Pemred Suara Pencerah.

Ketua PDM Kabupaten Karanganyar Muhammad Samsuri dalam sambutan pebukaan menyampaikan apresiasi dan syukur karena dinamika gerak persyarikatan di Karanganyar begitu dinamis semua lini bergerak sebagai kontribusi positif terhadap dakwah persyarikatan. Ketua PDM juga mengutip sejarah sang pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan, pada masa-masa awal berdirinya persyarikatan yang sangat dipengaruhi pola pikir tajdid. “Kyai Dahlan sebagai orang yang mampu memilih sumber ilmu (bacaan) sebagai referensi dakwah yang beliau kembangkan, disaat menuntut ilmu Kyai Dahlan menempatkan pola pikir yang mendorong lahirnya konsep dakwah Islam Berkemajuan dengan memilih sumber-sumber bacaan dari para pembaharu Islam”.

Terkait penerbitan media Majalah Suara Pencerah sebagai pendamping media on line yang sudah ada ketua PDM sangat mendukung, diharapkan majalah ini menjadi sarana informasi dan publikasi persyarikatan sekaligus sebagai media dakwah. “Dalam sejarahnya Kyai Dahlan sepulang dari Makkah pada saat ini membawa Majalah Al Urwah Al Wustha, dan pernah juga majalah itu dilarang oleh Pemerintah Hindia Belanda karena dianggap mempengaruhi pola pikir orang-orang Indonesia dalam pergerakan Islam”.

Mengakhiri sambutannya Muhammad Samsuri mengamanahkan kepada MPI Karanganyar agar menambahkan program kerja unggulam majelis berupa penerbitan buku “Sejarah Muhammadiyah Karanganyar” selain program unggulan lainnya.

Ketua MPI Karanganyar Teguh Triyono dalam penyampaian program kerja majelis yang sudah dijalankan setahun yang lalu berharap menjadi acuan bagi peserta Rakerda dalam merumuskan program kerja yang akan datang baik program unggulan maupun pendukungnya. Adapun hasil Rakerda MPI dalam bentuk Program Kerja Unggulan dan Pendukung diserahkan kepada Tim Perumus untuk ditetapkan sebagai program kerja untuk diserahkan kepada PDM yang ditanfidzkan dalam Musypimda. (MPI PDM Kra –JOe).