Rajin Tahajud, Hanif dan Melinda Sabet Juara 1 dan 2 di Pencak Silat Championship Robbani Cup 2017

0
1226
Hanif Eka Fitri juara 1 dan Melinda Ferisa juara 2 saat menerima penghargaan dalam ajang Pencak Silat Championship Robbani Cup 2017.

PWMJATENG.COM, KENDAL – Adalah Hanif Eka Fitri (16) dan Melinda Ferisa (15), dua siswi SMA Muhammadiyah 4 Kendal telah menorehkan prestasi gemilang melalui laga pencak silat championship Robbani Cup se Jateng 2017 yang digelar di Semarang beberapa bulan lalu. Akhir dari sebuah laga tersebut, Hanif menyabet juara 1 kelas C putri, dan Melinda harus puas peringkat dua kelas D putri. Kedua gadis berkulit hitam manis tersebut berhak menerima piala dan sertifikat kejuaran dari panitia, ditambah uang pembinaan dari sekolahannya masing – masing Rp 500.000; dan Rp 300.000;

Hanif adalah siswi kelas X/ B, mengaku suka dengan seni beladiri, khususnya TSPM sejak duduk di kelas IX SMP Muhammadiyah 9 Gemuh, Kendal. Bagi Hanif menekuni seni pencak silat milik Muhammadiyah tersebut, tidak sekedar olah raga dan meraih prestasi. “  Dalam belajar TSPM menggunakan ilmu yang didasarkan pada kecepatan dan ketepatan gerak, tidak mengajarkan mantera – mantera, lelaku, dan puasa khusus untuk mencapai ilmu tertentu “ kata Hanif, “ maka “ lanjutnya “ untuk mencapai prestasi maksimal, ritual – ritual yang mengandung unsur syirik dan khurafat, harus dibuang jauh – jauh. Sedangkan berlatih secara benar, rutin dibawah bimbingan pelatih mutlak dilakukan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah bermunajat, tahajud kepada Allah “ jelasnya.

Sebelum terjun di Championship Robbani Cup, perempuan kelahiran 3 Maret 2001 itu pernah merebut juara 1 dalam ajang yang berbeda, yaitu Kejurda TSPM Pusaka Cup Kendal. Dua kejuaraan yang disandang anak tunggal dari pasangan Shobirin dan Siti Mu’arifah, ternyata belum membuat dirinya merasa puas. “ Ada dua ajang kejuaraan TSPM di tahun ini yang ingin saya raih sebagai juara terbaik, yaitu UMS Cup dan UMP Cup “ ujarnya

Hanif sedikit berbeda dengan Melinda (15) kelas X/C, tetapi dalam hal ikhtiar untuk menorehkan prestasi memiliki prinsip yang sama, menjauhi laku syirik dan khurafat. “ Kami diajarkan dalam olah raga TSPM dilarang berbuat syirik “ kata Melinda ketika ditemui pwmjateng.com Selasa (25/4). Ia adalah alumni SMPN 2 Brangsong, Kendal, dan  sejak SD memiliki hoby olah raga lari. Sedangkan untuk TSPM selain wajib diikuti oleh siswa di sekolahannya, siswi kelahiran 15 Mei 2015 juga menyukai olah raga keras.

Bagaimanapun juga prestasi yang diraih oleh kedua siswa tersebut telah mengharumkan nama baik SMA Muhammadiyah 4 Kendal . “ Kami benar – benar bangga dengan prestasi Hanif dan Melinda “ kata Slamet Purwanto, M.Psi, kepala Muhpat Kendal. Prestasi tersebut menurutnya tidak lepas dari pembina dan pelatih TSPM. “ Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Pak Anom Efendi, pelatih TSPM, dan Bu Novita, yang selalu membina dan mendampingi setiap event kejuaranan pencak silat “ ujarnya.

Novitas, S.Pd yang kesehariannya sebagai guru Bahasa Inggris di Muhpat menilai kepada kedua anak didiknya sebagai siswi yang biasa – biasa saja, namun ketika masuk pada olah raga pencak silat, khususnya TSPM mereka merasa tertantang untuk meraih prestasi. “ Maka melalui UMS Cup dan UMP Cup yang akan digelar di tahun ini, mereka tetap semangat berlatih sebagai persiapan ajang kejuaraan TSPM yang paling bergengsi “ katanya. (A. Ghofur/MPI Kendal)