Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sukses Bentuk MDMC PCIM Malaysia

0
968

PWMJATENG.COM, KUALA LUMPUR -Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah / Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) berhasil membentuk kepengurusan MDMC di Malaysia.

Selama dua hari sejak 6 – 7 Mei 2017 berkumpul, para aktivis Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kuala Lumpur sejumlah 40 orang untuk mengikuti pelatihan sekaligus pembentukan kepengurusan MDMC PCIM Malaysia. Hadir dalam acara tersebut H. Budi Setiawan selaku Ketua MDMC didampingi Naibul Umam selaku Koordinator Divisi Organisasi dan Kepemimpinan serta dr. Ahmad Muttaqin Alim selaku Koordinator Pendidikan dan Pelatihan MDMC PP Muhammadiyah.

Menurut Dr. Sony Zulhuda, Ketua PCIM Malaysia mengatakan, “Ini merupakan terobosan baru bagi PCIM Malaysia yang telah kami inisiasi sejak beberapa waktu lalu dan Alhamdulillah pada kesempatan kali ini bisa dihadiri langsung oleh Ketua LPB PP Muhammadiyah”. Hal senada disampaikan H. Budi Setiawan Ketua LPB PP Muhammadiyah, “Ini untuk pertama kalinya kami mengadakan kegiatan pelatihan sekaligus pembentukan kepengurusan LPB di Luar Negeri dan Alhamdulillah untuk yang pertama kali ini LPB Muhammadiyah berdiri di PCIM Malaysia”, ungkapnya.

Pelatihan dan pembentukan MDMC ini dihadiri oleh warga Muhammadiyah yang berasal dari Indonesia. Sebagian besar sudah menetap dan bekerja di Malaysia lebih dari sepuluh tahun. Mereka bekerja sebagai karyawan, guru, dosen, dan mahasiswa. Selama mengikuti pelatihan mereka terlihat sangat antusias dan bangga apalagi setelah diperlihatkan tayangan film tentang sepak terjang MDMC baik di tingkat nasional maupun internasional sebagaimana kesan Ibu Nuriyanti dari Aisyiyah.

“Kami berterima kasih telah mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang penanggulangan bencana dan kami akhirnya mengetahui bagaimana aktivitas MDMC yang sangat bermanfaat bagi sesama. Ini sungguh membanggakan dan akan menjadi penyemangat kami yang ada di sini,” tandasnya.

Pada kesempatan pertemuan ini terpilih Zulfan Zamzuri sebagai Ketua MDMC PCIM Malaysia. Zulfan pria asli Yogyakarta yang sudah lebih dari 20 tahun di Malaysia ini mengatakan, “Bagi kami, ini adalah sebuah pencerahan dan tentu memberi peluang serta kesempatan untuk menggalakkan kegiatan Muhammadiyah melalui MDMC. Dan kami yakin banyak hal  yang bisa kami lakukan di sini untuk MDMC,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ustadz Dr. Muhammad Arifin Ismail salah satu sesepuh PCIM Malaysia yang menandaskan, “Saya semakin yakin bahwa MDMC ini sebagai perintis misi dakwah Muhammadiyah melalui pendekatan misi kemanusiaan dengan memenuhi kebutuhan hajat hidup manusia. Maka saya berpesan agar setelah ini MDMC bisa menjadikan semua kegiatan sebagai dakwah, bukan dakwah sebagai kegiatan”, imbuh Ustadz Arifin yang saat ini ditunjuk sebagai Staf Ahli Mufti Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur Malaysia.

Kegiatan yang berlangsung meriah di rumah dakwah Muhammadiyah Kuala Lumpur ini menyajikan beberapa materi antara lain pengenalan MDMC, Fikih Kebencanaan, manajemen kebencanaan, bantuan hidup dasar dan keselamatan kerja. Sengaja materi disampaikan dengan santai melalui pendekatan pendidikan orang dewasa agar lebih mudah dipahami. Menurut Alim, Koordinator Diklat, “Secara umum materi yang diberikan difokuskan untuk memperkenalkan pengetahuan kebencanaan dan aktivitas MDMC selama ini serta tambahan materi tentang bantuan hidup dasar dan keselamatan kerja. Harapannya bisa bermanfaat dan aplikatif di masyarakat,” imbuhnya. (Naibul Umam)