Berita

Pesan Bupati Kendal di Musyda IPM: Aplikasikan Filosofi Sapu Lidi

PWMJATENG.COM, KENDAL – Dalam menjalankan roda organisasi, Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi otonom persyarikatan Muhammadiyah yang bergerak di bidang dakwah, IPM harus mampu mengaplikasikan atau meniru filosofi sapu lidi, yaitu kebersamaan, karena dengan kebersamaan apa yang telah diprogramkan untuk dikerjakan akan lebih mudah dan berhasil. Begitu juga dalam menjalankan roda organisasi harus bisa secara bersama, jangan berjalan sendiri – sendiri.

Demikian salah satu pesan dalam sambutan tertulis Bupati Kendal, dr. Mirna Anissa, M.Si dalam pembukaan Musyda ke -15  IPM Kab. Kendal Sabtu (26/8) di gedung Balai Dakwah Muhammadiyah Kaliwungu yang dibacakan oleh Camat Kaliwungu, Drs. Bambang Ghiri Dwipragito.

Camat Kaliwungu, Drs. Bambang Ghiri Dwipragita saat membacakan sambutan Bupati Kendal, dr Mirna Anissa, M.Si dalam pembukaan Musyda ke _15 IPM Kab. Kendal

Menurut Bupati Kendal keberadaan IPM dalam sejarahnya telah memberikan kontribusi yang cukup besar dalam upaya percepatan pembangunan daerah dan bangsa di tengah – tengah hiruk – pikuk konstelasi politik nasional yang makin prural.

“ Kondisi riil politik di Indonesia menjadi isyarat bagi kita semua, akan perlunya keluarga besar Ikatan Pelajar Muhammadiyah merapatkan barisan, menyatukan langkah untuk bersama – sama menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, agar terjadi percepatan dalam mewujudkan kesejehteraan masyarakat dan tetap utuh dalam jayanya Negara Kesatuan Republik Indonesia “ katanya.

Di bagian lain Mirna berharap kepada IPM untuk peka terhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat serta selalu berorientasi pada kepentingan agama bangsa dan negara. Sedangkan tentang Musyda, orang nomor satu di Kendal berharap forum Musyda sebagai ajang sillaturrahmi serta untuk memperkuat semangat kebersamaan, persatuan dan kesatuan diantara pelajar Muhammadiyah Kendal.

Pembukaan Musyda hadir selain peserta peserta terlihat pula PDM Kendal, yaitu Drs. H. Moh. Ali Satiran, M.Pd,  Drs. H. Maryon, M.Pd, PW IPM Jateng Muhammad Nurul Huda ketua PCM Kaliwungu, H. Sukamto, PC IPNU/IPPNU, Ortom Muhammadiyah dan KNPI Kab. Kendal.

“ Kalian harus menyadari bahwa IPM organisasi sayap Muhammadiyah, ortom persyarikatan, ke depannya sangat diharapkan mampu menggerakkan persyarikatan secara keseluruhan “ kata Ali Satiran saat menyampaikan sambutannya.

Sejalan dengan itu, PW IPM Jateng berharap seluruh aktifis IPM usai mengerakkan ikatan hendaknya melanjutkan jenjang berikutnya.

“ Purna di IPM bukan berarti selesai sudah gerakkan kita, di depan siap menyambut ke datangan kita, ada IMM, NA maupun Pemuda Muhammadiyah “ ujar Nurul Huda.

Musyda ke 15 IPM Kab.Kendal akan berlangsung 25 – 27 Agustus 2017 dengan agenda acara yang telah ditetapkan dalam Konpida.

“ Musyda IPM Kendal agendanya tidak jauh berbeda dengan permusyawaratan tertinggi di organiasi lain “ kata ketua PD IPM Kendal, Ibrahim Nashir saat dihubungi pwmjateng.com usai pembukaan Musyda.

Beliau berharap Musyda ini mampu menghasilkan konsep strategis dalam penetapan program kerja yang didukung oleh jajaran pimpinan yang amanah dalam mengemban amanat Musyda. (A.Ghofur/MPI Kendal)

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE