Perkuat Ukhuwah Antar-Pimpinan, Kader Aisyiyah Ikuti Baitul Arqam

0
607
Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah Ummul Baroroh saat memberikan materi dalam kegiatan darul Arqam.

PWMJATENG.COM, KLATEN – Puluhan  Kader Aisyiyah mengikuti Baitul Arqam Bersama yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Klaten di Wisma Sejahtera Kaliurang, Kabupaten Sleman , 17-18 Desember 2016.

Ketua Majelis Kader PDA Klaten Fatkul Jannah mengatakan kegiatan pengkaderan dengan tema meningkatkan militansi dan kompetensi kader Aisyiyah yang berkemajuan dalam beramar ma’ruf nahi munkar tersebut dilaksanakan dengan tujuan menjalin ukuwah antar pimpinan dan majelis sehingga terjalin sinergi yang harmonis.

Lebih penting dari itu kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka memberikan pembekalan tentang persyarikatan sehingga memiliki kesatuan sikap ,integritas, wawasan, cara berfikir dan bertindak dalam memperjuangkan ideologi Muhammadiyah, Aisyiyah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan  jalinan kebersamaan semakin sinergis  dan memiliki  kesamaan pandang dalam memperjuangkan ideologi persyarikan bagi kader Aisyiyah Daerah “,katanya, Selasa (20/12/2016).

Dijelsakan Baitul Arqam periode muktamar kali ini menghadirkan beberapa nara sumber diantaranya Sri Maryuni dari PDA Klaten memberikan materi Penguatan idiologi Muhammadiyah di Aisyiyah, dan pembicara dari PDM Klaten mengisi Visi, Misi dan Program Aisyiyah bersama Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah Ummul  Baroroh, Sekretaris Pimpinan Pusat Aisyiyah dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah Jawa Tengah.

Ketua Pimpiann Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah Ummul Baroroh di hadapan para peserta mengungkapkan, kedepan dakwah persyarikatan harus sampai ke akar rumput. Setiap kader Aisyiyah mempunyai tanggung jawab sebagai penggerak dakwah dilingkungan sekitarnya masing masing.

“ Kader Aisyihah harus memiliki data bagaimana kondisi disekitarnya, pendekatan dengan upaya kekeluargaan untuk melaksanakan sholat lima waktu”,ungkapnya.

Dia juga meminta masing masing PDA menambah kompetensi keilmuan dengan memperbanyak kajian khusus untuk pimpinan (M. Nur)