Perkuat Personel Bencana di Blora, MDMC Adakan Rakor

0
561
Lembaga Penanggulangan Bencana-Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (LPB-MDMC) PDM Blora melakukan rakor untuk merumuskan program kerja dan memperkuat pelayaan PB di Blora. (MPIBlora/dok)

PWMJATENG.COM, BLORA– Peran Muhammadiyah Blora dalam bidang sosial kemasyarakatan terus ditingkatkan. Salah satunya dengan adanya Lembaga Penanggulangan Bencana-Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (LPB-MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Blora. Lembaga yang fokus dalam penaganan bencana ini lebih dikenal MDMC sebenarnya telah lama ada dan selama ini telah terlibat dalam berbagai kegiatan penanggulangan bencana yang ada di Blora. “Rakor MDMC ini agar kedepan kinerja semakin lebih baik dan seluruh Pimpinan cabang ada relawan yang tergabung dalam MDMC,” ujar Ketua LPB-MDMC Kabupaten Blora  Syam Anggora, disela-sela rakor yang dilaksanakan di RM Mr Green Seso Blora, Sabtu (20/5).

Menurutnya, rakor diikuti bukan hanya anggota MDMC tetapi juga dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta perwakilan dari Angkatan Muda Muhamamdiyah. Dengan semua elemen mengikuti rakor maka akan mudah menyamakan presepsi dan bersinergi dalam penanggulanan bencana.  “Dalam setiap kegiatan kebencanaan MDMC selalu ikut ambil bagian, serta berkolaborasi dengan elemen lainnya khususnya dari BPBD Blora,” ujarnya.

Sebelum rakor,  peserta menerima materi akan penanggulangan bencana yang disampaikan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora. Sehingga anggota dan peserta semakin paham akan potensi bencana yang ada di Kabupaten Blora.

Sementara itu Ketua PDM Blora Ngastoyo mengakui kalau MDMC  telah cukup bagus, kedepan dirinya akan meminta agar di seluruh PCM ada personel khusus yang tergabung dalam MDMC. Dengan demikian maka jika di kecamatan ada bencana maka akan dengan cepat melakukan asisment dan cepat mendapatkan penanganan.  “Harus ada di semua PCM, nanti akan dikomunikasikan,  dan personel yang ada nanti akan didiklat langsung oleh MDMC,” kata Ngastoyo.

Dia melihat SDM  tidak ada masalah, PCM harus memberikan dukungan penuh, karena itu semua untuk kepentingan bersama dan masyarakat.  Nantinya PCM yang tidak memiliki amal usaha bisa lima personel, tetapi yang memiliki amal usaha bisa sampai 10 personel.

Beberapa Kecamatan memang banyak yang rawan bencana tetapi hingga saat ini relawan MDMC belum ada. MDMC selama ini cukup banyak personel dari Kecamatan Cepu dan Blora. “MDMC hadir untuk membantu dan memperkuat penanggulangan bencana bersama dengan BPBD,” terangnya. (Sugie MPI Blora)