Peringati Hari Sumpah Pemuda, Siswa SMP Musawerna Surati Menpora

0
571
Efa Widia Sari Sang Penulis Surat

pwmjateng.com, TEGAL – Sumpah Pemuda yang selalu diperingati pada tanggal 28 Oktober, memberikan arti tersendiri bagi kalangan pelajar. Makna dari Sumpah Pemuda sangat perlu dipahami oleh seluruh bangsa Indonesia, khususnya semua generasi muda yang masih pelajar. Usai upacara bendera dalam rangka Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan pada hari Jum’at (28/10/2016), siswa-siswi SMP Muhammadiyah Adiwerna (Musawerna) menulis surat kepada Kementrian Pemuda dan Olahraga.

Antusiasme Murid-Murid Saat Menulis Surat
Antusiasme Murid-Murid Saat Menulis Surat

Isi sumpah pemuda yaitu “bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia, dan mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, serta menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Isi sumpah tersebut tentu sudah mencakup seluruh rakyat Indonesia. Atas dasar isi sumpah pemuda tersebut salah satu siswi SMP Musawerna menulis surat yang kurang lebih isinya sebagai berikut:

“Teruntuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), pada hari ini 28 Oktober 2016 tepat Hari Sumpah Pemuda. Kami sebagai pemuda-pemudi generasi penerus bangsa ingin bisa menjunjung tinggi negara Indonesia, agar kelak menjadi negara yang terhormat serta bermartabat di mata dunia. Indonesia yang padat akan penduduk, membuat tantangan tersendiri bagi Indonesia. Pasalnya masih banyak pemuda yang pengangguran. Oooh Indonesia yang kaya akan hasil buminya dan rempah-rempah, namun penduduknya masih di bawah garis kemiskinan. Harapan kami agar pemerintah, khususnya menteri pemuda dan olahraga RI untuk membuat lapangan pekerjaan yang sekiranya layak bagi mereka para pemuda yang masih pengangguran. Dengan membuat lapangan pekerjaan bagi para pemuda setidaknya bisa mengurangi angka pengangguran.”

Itulah isi dari surat yang ditulis oleh Efa Widia Sari kelas IX A, salah satu siswi SMP Musawerna.

Kepala SMP Musawerna Turrachman,S.Pd.I mengungkapkan bahwa sebagai pelajar harus selalu tata hati, tata otak, dan tata mimpi. “Proses menuju kesuksesan itu tidak mudah, Sumpah Pemuda sudah digagas sejak 1928 namun bangsa merdeka 1945, itu artinya semua butuh proses perjuangan yang tidak mudah”, ucap Turachman,S.Pd.I. “Maka dari itu, siswa SMP Musawerna sebagai pelajar untuk menuju kesuksesan harus melalui proses yang tidak mudah. Salah satu yang harus dilalui adalah belajar, belajar, dan belajar”, tutupnya. (Riza A. Novanto)