Pengajian Bermuhammadiyah Jadi Media Konsolidasi Organisasi Muhammadiyah Kabupaten Tegal

0
569

PWMJATENG.COM, TEGAL – Hari ber-Muhammadiyah sebagai Pusat konsolidasi Organisasi Muhammadiyah Kab Tegal dan sekaligus sebagai wadah tempat berkumpulnya perputaran ekonomi Muhammadiyah tingkat daerah , dimana warga Muhammadiyah  berkumpul mengaji, selain itu juga digunakan untuk pemberdayaan ekonomi warga Muhammadiyah proses   jual beli ataupun bisnis.

Saling tukar pikir atau diskusi seputar Muhammadiyah ataupun bidang sosial lainnya. Kegiatan pengajian  dan silaturahim warga Muhammadiyah dihadiri warga Muhammadiyah dari Ranting, Cabang , serta Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah  yang dilaksanakan tiap 35 hari sekali,  tepatnya setiap Ahad Kliwon (19 /02/2017) bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kab Tegal Jawa Tengah.

2002-pengajian tegal-2

Arief Azman. selaku ketua Pimpinan Daerah dalam sambutannya ,  Muhammadiyah tanpa ngaji seperti orang yang tidak bernyawa. Hari bermuhammadiyah  sebagai  pusat konsolidasi Organisasi Muhammadiyah kab Tegal ini secara rutin di programkan oleh Majelis Tablik PDM Kab Tegal.

Arief  menyampaikan beberapa rencana/ Program kerja PDM Tegal,  antara lain: RSI PKU Muhammadiyah, dalam waktu dekat akan melaksanakan pengembangan RS, peningkatan pelayanan akan dilakukan akteditasi, dan Alkhamdulillah Keluarnya ijin pendirian Sekolah Tinggi Kesehatan Muhammadiyah Kab Tegal , Yang selanjutnya dengan penuh tekad dan impian akan lahir dan menjadi dalam bentuk Universitas Muhammadiyah di Tegal.  Jelasnya.

Lahirnya Amal Usaha Muhammadiyah  pada awalnya terlihat  begitu banyak tantangan , namun berkat kebersamaan, keguyuban serta semangat jamaah Muhammadiyah dari tingkat ranting sampai tingkat daerah, sesuatu yang berat dapat terwujud, inilah watak Muhammadiyah, selalu berlomba-lomba  dalam kebaikan.

Hari Bermuhammadiyah menghadirkan  Majlis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah  Prof.Samsul Hidayat MA. Kemakrufan yang tertinggi adalah Tauhid. untuk itu Muhammadiyah menegakkan tauhid yang murni yang bersumber Alquran dan Sunnah, juga kader Muhammadiyah selalu ditumbuhkan kemakrufan yang tinggi. Kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah selalu tinggi, karena setiap ada bantuan datang ke Muhammadiyah akan selalu berkembang. Orang mukmin dalam Al Quran. Apabila disebut nama Allah swt maka hatinya bergetar terus bergerakk. Dan ketika ada suara Adzan subuh bergerak untu sholat shubuh. (Hendra Apriyadi/ Agus)