Pemuda Muhammadiyah Wonogiri Diminta Aktif Cegah Kejahatan Seksual

0
402

WONOGIRI – Perkembangan kasus kejahatan seksual di negeri ini kian merajalela. Banyak kasus kejahatan seksual yang menimpa wanita, anak-anak bahkan ada yang masih balita. Korban tidak hanya mengalami gangguan psikis, ada juga yang hingga meregang nyawa.
Hal inilah yang membuat KNPI Wonogiri menggelar acara seminar yang bertajuk Save The Children From Sexual Abuse pada hari Rabu (29/6/2016).
Acara tersebut sengaja dibuat agar seluruh elemen pemuda yang ada di Wonogiri menyadari dan berpartisipasi dalam mengatasi permasalahan yang sangat besar di lingkungan sekitarnya yaitu kejahatan seksual.
Seminar tersebut dibuka oleh kepala Kesbangpol Wonogiri selaku perwakilan dari bupati Wonogiri. Selain itu, sebagai pembicara dari anggota DPR-RI, Endang Maria Astuti dan Wakapolres Wonogiri, M. Fahruddin.
Dalam seminar tersebut Endang menyampaikan bahwa untuk mengatasi masalah kejahatan seksual perlu adanya pendekatan terhadap orang tua, tokoh agama dan muda-mudi yang ada di masyarakat dan penanganannya perlu proses yang panjang. Jangan beri hukuman kedua bagi korban, misalnya dikucilkan dan dicemooh oleh masyarakat sekitarnya,tambah beliau.
Dari sudut pandang yang lain Fahruddin menyampaikan dari tahun ke tahun kejahatan seksual yang ada di Wonogiri semakin meningkat. Tugas kita sebagai warga Wonogiri adalah memperbaiki secara bersama agar kejahatan tersebut tidak semakin meluas. Kepekaan sosial yang dilatih di bulan Ramadhan harus diteruskan di bulan-bulan yang lain, tutup beliau.
Seminar tersebut dihadiri oleh puluhan anggota organisasi kepemudaan yang ada di Wonogiri. Salah satunya yang ikut berpartisipasi yaitu Pemuda Muhammadiyah Wonogiri.
Pemuda Muhammadiyah memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Acara seperti ini perlu sering dilaksanakan karena akan sangat bermanfaat bagi masyarakat kita untuk kebaikan kita bersama,” ucap Agung selaku perwakilan PDPM bidang advokasi hukum dan HAM.
Agung juga mengimbau agar pemuda Muhammadiyah terutama bidang advokasi hukum dan HAM siap membantu peran pemerintah dan ikut andil dalam penanganan kejahatan seksual. (Setyoarif)