Pemuda Muhammadiyah Mengutuk Keras Perusakan Masjid Ahmadiyah di Kendal

0
341

JAKARTA – Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjuntak mengutuk keras aksi perusakan Masjid Ahmadiyah di Kelurahan Purworejo, Kecamatan Ringin Arum, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (23/5/2016) dini hari.
“Pemuda Muhammadiyah mengutuk keras perbuatan tersebut, bagaimanapun juga anarkisme dalam hal tersebut tak bisa diterima,” ujar dia saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/5/2016).
Dahnil mengatakan, perbedaan dalam hal teologis tak seharusnya disikapi dengan tindakan anarkistis.
“Saya sendiri bukan orang yang sepaham dalam hal teologis dengan Ahmadiyah. Namun, mereka (Ahmadiyah) tetap memiliki haknya sebagai warga negara Indonesia yang harus kita jaga,” lanjut dia.
Dahnil berharap kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut secara tegas sehingga muncul efek jera bagi para pelakunya.
Masjid Ahmadiyah di Kendal dirusak orang tak dikenal pada Senin dini hari. Menurut informasi pengurus masjid, tidak ada saksi yang melihat tindakan perusakan.
(Baca: Sebelum Dirusak, Masjid Ahmadiyah Kendal Didatangi Lurah Melarang Pembangunan)
Sebab, sekitar masjid tersebut kebun dan cukup jauh dari permukiman warga. Selain itu, perusakan dilakukan saat semua warga tertidur.
Namun, sebelum perusakan, masjid didatangi lurah dan camat setempat. Sang lurah meminta pembangunan masjid dihentikan dengan alasan ditolak warga.
(baca: Bupati Kendal Minta Ahmadiyah Hentikan Pembangunan Masjid)
Padahal, masjid tersebut telah mengantongi sertifikat dan izin mendirikan bangunan (IMB) sejak awal dibangun pada 2003.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Ahmad mengatakan, perusakan Masjid Ahmadiyah tersebut tengah diproses oleh kepolisian setempat.
Kepolisian akan menindak para pelaku perusakan tersebut. (baca: Mabes Polri Instruksikan Perusakan Masjid Ahmadiyah di Kendal Diusut)
“Perlu ambil tindakan langkah hukum terhadap mereka yang melakukan kekerasan. Bahkan bisa ditersangkakan dalam konteks perusakan atau pengeroyokan,” ujar Boy. (Rakhmat Nur Hakim, sumber: Kompas.com)