Pelantikan DPD IMM Jawa Tengah

0
385

SEMARANG – Tepat di penghujung tahun 2010, Sabtu (31/12), Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah resmi dilantik.
Bertempat di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan tertib.
Ketua Umum DPD IMM Jateng yang baru dilantik, Heri Susanto, menyatakan bahwa Pimpinan DPD IMM Jateng itu setingkat dengan pemerintah propinsi, Ketua Umum setingkat Gubernur.
Heri memaparkan akan persoalan-persoalan bangsa yang harus disikapi dengan agenda-agenda penyelamatan negara. Heri berharap agar IMM ke depan mampu memerankan agenda-agenda penyelamat tersebut, sesuai dengan tema pelantikan, “Kebangkitan Baru Generasi Penyelamat Bangsa : Re-vitalisasi Gerakan IMM sebagai gerbang transformasi demokrasi & sosial kemandirian sosial-politik bangsa”.
Ketua Umum DPD IMM Jateng Periode 2008-2010, Zaidi Basithurrazak, dalam sambutannya mengatakan bahwa IMM Jawa Tengah ke depan harus lebih progressif, lebih berkemajuan dan mampu melaksanakan kebijakan dari struktur-struktur di atasnya, serta bertanggung jawab, idealis dan istiqomah dalam mengawal IMM.
Sedangkan Ketua DPP IMM, Fahman Habibi, mengatakan bahwa IMM harus lebih konsentrasi ke bidang dakwah, karena IMM adalah kader dari Persyarikatan Muhammadiyah, sehingga yang pertama harus dibenahi adalah dalam hal moral. Mahasiswa Program Pasca Sarjana Universitas Prof. Hamka Jakarta tersebut menambahkan agar kader-kader IMM tidak pernah melupakan Al Qur’an dan As Sunah sebagai landasan gerakan IMM.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Drs. Wahyudi, M. Pd, menekankan pesannya pada aspek Istiqomah dan konsistensi pergerakan IMM Jawa Tengah. Selain itu, Pimpinan PWM Jateng termuda tersebut juga berharap agar kader-kader IMM bersikap kritis dalam mengamati permasalahan-permasalahan sebenar-benarnya.
Acara Pelantikan DPD IMM Jateng tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, yang diwakili oleh Kepala Biro Bina Mental Pemerintah Propinsi Jawa Tengah, Drs. Sarjuli.
Acara tersebut juga diselingi oleh orasi ilmiah dari Dosen Universitas Diponegoro, Budi Santoso, Ph. D. (Kl/ Udn)