Pelajar Muhammadiyah Tegal Diingatkan akan Pentingnya Jaga Lingkungan Hidup

0
393
PD IPM Kabupaten Tegal mengadakan Seminar Lingkungan Hidup dengan tema "Optimalisasi Peran sebagai Khalifah fil Ardl" pada Ahad (30/10) lalu di aula SMP Muhammadiyah Dukuhturi diikuti oleh PC/PR IPM se- Kabupaten Tegal.

PWMJATENG.COM, TEGAL – Dalam rangka memeriahkan  acara Konferensi Pimpinan Cabang dan Ranting (KONPICABRAN), PD IPM Kabupaten Tegal mengadakan Seminar Lingkungan Hidup dengan tema “Optimalisasi Peran sebagai Khalifah fil Ardl”  pada Ahad (30/10) lalu di aula SMP Muhammadiyah Dukuhturi diikuti oleh PC/PR IPM se- Kabupaten Tegal.

Hadir sebagai narasumber Suciati dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Tegal yang menyampaikan materi “Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tegal dalam Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan” dan Nasudi, SAg, MAg (Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kab. Tegal) menyampaikan tentang  Optimalisasi Peran sebagai Khalifah Fil Ardl.

“Kondisi lingkungan di Kabupaten Tegal bisa dibilang sedang buruk, karena dampak dari pengerjaan proyek jalan tol Pejagan – Pemalang yang membutuhkan tanah urugan 17 juta³, tanah tersebut diambil dari bukit-bukit dan pegunungan sehingga tanah semakin terkikis dan menimbulkan bencana tanah longsor,” kata Suciati.

Dia mengimbau kepada peserta agar bisa memanfaatkan sampah menjadi produk yang memiliki nilai jual, seperti membuat tas, dompet dari limbah rumah tangga, membuat kompos, maupun yang lainnya.

“Agar tidak memberikan air mata kepada keturunan kita, tetapi berilah mata air untuk kelangsungan hidup mereka,” pesannya.

Sedangkan Nasudi menngungkapkan bila sekitar 1400 abad yang lalu Al-Qur’an telah mengingatkan kepada kita agar tidak melakukan kerusakan di muka bumi ini, jika melakukan kerusakan, maka akan merasakan sendiri akibat dari perbuatan mereka sendiri, seperti yang tertuang dalam Surat Ar-Rum ayat 41.

Karena itu, dia mengajak peserta agar selalu menjaga bumi ini, misalnya dengan menanam pohon.

“Menanam sama dengan amal jariyah karena hasilnya akan bermanfaat bagi generasi di masa yang akan datang, Karena Bumi ini bukan warisan dari nenek moyang, tetapi pinjaman dari anak cucu kita yang harus dikembalikan untuk kehidupan mereka kelak,” tegasnya.

Adapun untuk rencana tindak lanjut, PD IPM Kabupaten Tegal diberi tiga penawaran oleh BLH yaitu untuk mengelola kompos, Kreasi sampah, dan mengelola bank sampah sebagai kegiatan yang menghasilkan nilai jual. (IJM Farel /IPM)