PDM Pati Gelar Pelatihan Pengelolaan Aset dan Keuangan

0
665

PWMJATENG.COM, PATI – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pati melalui LPPKM PDM Pati, Sabtu (17/12) di PKU Muhammadiyah Pati mengadakan Pelatihan  Pengelolaan Asset dan Pengelolaan Keuangan berupa penyusunan Laporan Keuangan. Adapun peserta terdiri dari pimpinan AUM & Bendahara (pendidikan, kesehatan, sosial, &  dakwah), Ketua & Bendahara Ortom, Lazismu PDM Pati, Ketua & Bendahara PCM se Kabupaten Pati.

Pelatihan dibuka oleh Bendahara PDM Pati, Muhammad Sapuan. Sementara sebagai  pemateri Supardi (Ketua Lembaga Pembinaan & Pengawasan Keuangan Muhammadiyah (LPPKM) tentang Kebijakan Keuangan Persyarikatan; Subiyanto anggota LPPKM tentang SOP; Abdul Hadi sekretaris LPPKM mengisi tentang Laporan Keuangan; serta Taufiq sekretaris PDM Pati memberikan materi tentang Pengelolaan Asset Tetap.

2012-pati-2

“Mulai januari 2017 semuanya diminta untuk mulai diberlakukannya hasil diklat ini dengan data ditutup per 31-12-2016 sesuai standar akuntansi & keuangan. Termasuk data inventarisasi asset tetap baik berupa KIR (Kartu Inventarisasi Ruangan), KIB (Kartu Inventarisasi Barang) terdiri dari KIB A (Tanah), KIB B ( Peralatan & Mesin), KIB C (Gedung & bangunan), KIB D (Jalan, Jaringan dan irigasi),  KIB E (Aset Tetap Lainnya), KIB F (KDP),” ungkap Taufiq selaku Sekretaris PDM Pati.

Taufiq juga mengatakan setelah pelatihan ini diharapkan semua aset muhammadiyah akan diinventarisasi dengan baik sesuai standar yang telah diberikan. Maka dengan itu akan terpetakan aset-aset muhammadiyah yang menjadi milik persyarikatan. Kemudian dikelola oleh persyarikatan dan AUM, serta aset – aset yg belum terdata akan terdata dengan tertib.

PDM Pati melalui LPPKM mengupayakan gerakan untuk tertib laporan keuangan dan asetnya. Masih adanya beberapa data tanah yang belum secara penuh menjadi milik Muhammadiyah karena masih tercantum hak milik perorang, diharapkan kedepan dari data-data tanah yang sudah dicatat, akan sinergi dengan majlis wakaf atau majlis/lembaga lainnya secara bertahap dalam melakukan proses legalitas dan lain sebagainya. (Rd)