PCM Sigaluh Antusias Ramaikan Hari Ber-Muhammadiyah

0
1064

PWMJATENG.COM, BANJARNEGARA – Halaman Dusun Panawaren Desa Kaligintung Kecamatan Sigaluh pada hari Ahad (26/11/2016) dipenuhi oleh warga Muhammadiyah. Kehadiran mereka dalam rangka meramaikan hari ber-Muhammadiyah PCM Sigaluh yang rutin dilaksanakan setiap hari Ahad Manis. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain pengajian umum serta pelantikan PC IPM Sigaluh.

Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah merupakan yang pertama dilaksanakan karena PC IPM Sigaluh merupakan Cabang yang baru didirikan. Pelantikan dilaksanakan oleh ketua PD IPM Banjarnegara, Fitran Zain dan disaksikan oleh seluruh jama’ah pengajian. Fitran berharap lahirnya PC IPM di Sigaluh mendapatkan dukungan penuh dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah beserta ortom yang ada. Dikarenakan Ikatan Pelajar Muhammadiyah merupakan ortom dengan anggota pelajar yang memiliki usia sangat muda sehingga tingkat kemandiriannya berbeda dengan ortom – ortom yang lain, sehingga membutuhkan suport lebih besar baik moril maupun materil.

Usai pelantikan acara dilanjutkan dengan pengajian umum dengan dua orang pembicara yaitu Mubasyir Ali dan Fahmi Hisyam. Keduanya merupakan wakil ketua PDM Banjarnegara. Dalam uraiannya Mubasyir Ali menyampaikan pentingnya membiasakan shalat malam sebagai sumber kekuatan warga Muhammadiyah.

Sementara Fahmi menyampaikan keharusan manusia menjadi makhluk yang menyerah penuh kepada Allah Swt, berlaku sesuai dengan apa yang Allah ajarkan dalam agama Islam. Setelah itu manusia mempunyai kewajiban saling menjaga serta menjamin satu sama lain.

Sebagai wakil ketua yang membidangi Hikmah dan Kebijakan Publik, Fahmi berpesan kepada seluruh warga Muhammadiyah bahwa dalam memilih pemimpin warga Muhammadiyah harus benar-benar jeli. Kriteria pertama yang harus dipenuhi adalah; calon pemimpin harus muslim dan benar-benar menjalankan syariat Islam. Calon pemimpin yang mengaku Islam tapi tidak pernah menjalankan perintah agama maka tidak layak dan tidak boleh untuk dipilih. Kriteria kedua adalah berpihak pada kepentingan umat Islam dan Muhammadiyah. Fahmi menghimbau kepada seluruh warga Muhammadiyah untuk menggunakan hak pilihnya, jangan golput. Pesan itu disampaikan sebagai bekal kepada seluruh warga Muhammadiyah khususnya di Banjarnegara yang sebentar lagi akan melaksanakan pemilihab kepala daerah pada Februari mendatang. (fit)